JOGJA - Sebagai tim promosi di ajang BRI Super League 2025/2026, PSIM Jogja menunjukkan performa yang patut diapresiasi. Hingga pekan ke-12, Laskar Mataram melaju cukup mulus dan kini menempati posisi lima klasemen sementara dengan torehan 19 poin. Hasil dari konsistensi penampilan sepanjang paruh awal musim.
Salah satu pilar asing PSIM Franco Ramos Mingo mengungkapkan, kunci solidnya performa tim terletak pada kekompakan dan suasana positif di dalam skuad. Pemain asal Argentina itu menilai, atmosfer ruang ganti dan hubungan antarpemain berjalan harmonis sejak awal musim.
"Semua orang di tim menyenangkan. Proses adaptasi saya cepat dan saya senang ada di tim PSIM," ujar Ramos Selasa (11/11).
Menurutnya, kebersamaan yang kuat menjadi fondasi penting bagi PSIM untuk terus tampil stabil menghadapi ketatnya persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini. "Kondisi tim sangat bagus. Kami menikmati baik di sesi latihan, ruang ganti, sampai pertandingan," tuturnya.
Meski berstatus tim promosi, Ramos menegaskan para pemain PSIM tidak menjadikan hal itu sebagai beban. Justru sebaliknya, status itu memacu mereka untuk terus membuktikan diri dan bersaing dengan tim-tim besar lainnya.
"Kami coba selalu fokus dan berupaya meningkatkan performa, serta bermain baik dan memenangkan tiap pertandingan," lanjutnya.
Ramos juga menegaskan, meski ini tahun pertamanya di sepak bola Indonesia, ia sama sekali tidak merasa terbebani dengan adaptasi yang ada. Ia menyebut semua proses dijalani dengan semangat dan profesionalitas tinggi, baik oleh dirinya maupun rekan setim.
"Kami tidak berpikir soal status tim promosi atau berpikir terlalu jauh. Kami fokus dari pertandingan ke pertandingan," tandasnya.
Dengan tren positif yang sedang dijalani, PSIM semakin mantap menatap laga-laga selanjutnya. Dukungan penuh suporter dan kekompakan internal tim diyakini menjadi modal penting bagi tim besutan Jean Paul van Gastel itu untuk terus menjaga momentum di kompetisi elite musim ini. (iza/laz)