Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kami Bersama Difabel, Cak Imin Usulkan Alokasi APBN dan APBD Khusus untuk Kebutuhan Disabilitas

Muhammad Hafied • Sabtu, 8 November 2025 | 04:15 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berkunjung ke Rumah Inklusif Kebumen, Jumat (07/11). Dalam kunjungannya Cak Imin menegaskan akan memberikan perhatian
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berkunjung ke Rumah Inklusif Kebumen, Jumat (07/11). Dalam kunjungannya Cak Imin menegaskan akan memberikan perhatian

 

 

KEBUMEN - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin pastikan pemerintah akan hadir menjawab kebutuhan penyandang disabilitas. Hal ini ditegaskan Cak Imin saat berkunjung ke Rumah Inklusif Kebumen, Jumat (7/11).

Di hadapan penyandang disabilitas, Cak Imin bakal menyiapkan langkah taktis melaui intervensi kebijakan hingga anggaran. Dia mengaku tak ingin penyandang disabilitas tersisih karena minimnya dukungan dari pemerintah. "Inilah yang harus disadari semua pihak. Jangan khawatir, kami bersama difabel," ucapnya.

Dia meminta seluruh lembaga memberikan ruang yang sama untuk disabilitas. Cak Imin menegaskan kaum difabel punya hak yang sama untuk mengakses layanan pendidikan, kesehatan hingga pekrjaan. Dalam konteks ini negara akan hadir guna memastikan tidak ada kelompok disabilitas yang tertinggal.

Bahkan, kata dia, tak menutup kemungkinan alokasi anggaran negara diprioritaskan sekian persen untuk menjawab kebutuhan disabilitas. "Konstitusi harus kita buat untuk difabel. Masih banyak pemerintah daerah belum sadar," ucapnya.

Kedatangan Cak Imin ke Kebumen disambut hangat penyandang disabilitas. Pria 59 tahun ini sempat melihat langsung kain Batik Pegon karya anak disabilitas. Dia juga memborong kain batik tersebut untuk kebutuhan kedinasan. Dia terlihat kerasan berbaur dengan kelompok penyandang disabilitas yang berada di Gang Fajar RT 01/02, Desa Kembaran, Kecamatan Kebumen tersebut.

Politikus PKB itu tertegun mendengar cerita perjalanan Rumah Inklusif dalam hal penguatan sekaligus pemberdayaan kaum disabilitas. Menurutnya, pergerakan sosial tersebut patut ditiru di berbagai daerah.

Apalagi Rumah Inklusif selama ini berjalan mandiri, tanpa dukungan lebih dari pemerintah. "Setiap kabupaten kami harap ada rumah inklusi seperti ini. Mari bangun sebaik-baiknya. Di Kebumen ini tidak ada yang nyuruh jalan sendiri," bebernya.

Sementara itu, penggagas Rumah Inklusif Kebumen Muniatul Koeriyah mengatakan, perjalanan mendampingi penyandang disabilitas bukan perkerjaan mudah. Selama ini ia hanya bermodalkan ketulusan hati dan kesabaran.

Hal itu yang menjadi pemompa semangat untuk terus melayani kaum difabel. "Kami ingin hidup memiliki makna. Terus berkarya meski ditengah keterbatasan," ungkapnya. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#kebumen #Rumah Inklusi #Negara Hadir #cak imin #Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan #muhaimin iskandar #Difabel