JOGJA - Acara pelantikan di Bangsal Kepatihan, Selasa (16/9) besok, ternyata tak hanya mengagendakan pelantikan sekprov DIY. Namun ada agenda lain berupa pergeseran sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
“Pagi Sekprov, siangnya dilanjutkan eselon dua,” ujar seorang sumber yang mengetahui persiapan pelantikan itu kemarin (14/9).
Agenda itu mengulang peristiwa 22 Mei 2023 saat Kepala Bappeda DIY Beny Suharsono diangkat sebagai Sekprov.
Pagi hari setelah Beny diambil sumpah, siang harinya selepas salat Dzuhur gantian Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo dilantik sebagai penjabat (Pj) wali kota Jogja.
Kala itu Singgih ikut tiga besar calon Sekprov bersaing dengan Beny serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setprov DIY Tri Saktiyana
Kini sejarah itu sepertinya bakal terulang. Paniradya Pati Kaistimewan Aris Eko Nugroho yang juga masuk tiga besar kandidat Sekprov bakal digeser.
Aris bersama Kepala BPKA DIY Wiyos Santoso menjadi kompetitor Kepala Bapperida Ni Made Dwipanti Indrayanti. Ketiganya sama-sama berkompetisi sebagai calon Sekprov.
“Pak Aris akan ditarik keluar dari Paniradya Kaistimewan,” lanjut sumber itu.
Saat nama Aris bakal dimutasi, beredar pesan melalui WhatsApp (WA) secara berantai. WA diterima sejumlah pejabat eselon dua maupun eselon tiga. Isinya menyebutkan mutasi muncul seiring dengan rencana pelantikan Sekprov.
Ada empat nama yang ditulis. Sekprov Wiyos Santoso, Kepala BPKA Aris Eko Nugroho, Paniradya Pati Kaistimewan KPH Yudanegara dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMKKPS) Danang Setiadi.
Pesan melalui WA itu beredar sangat cepat. Sumber lain yang dikenal akrab dcngan kalangan Baperjakat memberi tahu pesan WA itu tidak akurat.
Itu karena posisi Sekprov hampir pasti bukan ditempati Wiyos. Tapi Ni Made. “Sudah terang, Sekprov yang akan dilantik putri,” katanya.
Dengan nada pelan, sumber yang menduduki jabatan penting di pemprov itu memberi tahu pelantikan eselon dua hanya bersifat pergeseran. Tidak ada yang promosi.
“Kata kuncinya hanya pindah tempat. Saling tukar kursi,” ceritanya.
Dia tak menampik nama yang digeser itu adalah Paniradya Pati Kaistimewan Aris Eko Nugroho.
Rencananya Aris dipindah menjadi kepala Dinas PMKKPS. Dia bertukar tempat dengan KPH Yudanegara yang selanjutnya diangkat sebagai Paniradya Pati Kaistimewan DIY.
“Pak Aris ke dinas pemberdayaan masyarakat kalurahan, dan Kanjeng Yuda menjadi Paniradya Pati,” terangnya.
Dalam pergeseran eselon dua tidak ada nama lain. Ada informasi, sebenarnya Baperjakat mengajukan usulan beberapa nama untuk dipromosikan. Mengisi beberapa posisi yang kosong.
Mekanismenya tidak memakai lelang terbuka. Agar prosesnya singkat, kembali mau memakai talent pool. Usulan diajukan ke gubernur.
Ternyata hanya dua nama yang direstui. “Sifatnya hanya lukiran (saling pindah posisi, Red),” paparnya.
KPH Yudanegara mengepalai Dinas PMKKPS sejak 3 Januari 2025. Bila dihitung hingga hari ini, dia baru 8 bulan menjabat.
Sebelumnya, suami GKR Bendara itu mengepalai biro tata pemerintahan mulai Januari 2024. Kedua jabatan eselon dua itu diemban Kanjeng Yuda, sapaan akrabnya, kurang dari dua tahun.
Sedangkan Aris sebelum Paniradya Pati Kaistimewan menjabat kepala Dinas Kebudayaan DIY dari 2018-2020.
Dia kemudian menjadi Paniradya Pati menggantikan Beny Suharsono sejak 2020 silam.
Baca Juga: Wujudkan Jajan Aman, Tiga Sekolah di Kota Jogja Jadi Percontohan Pangan Sehat
Bagaimana dengan kepala Bapperida yang ditinggalkan Ni Made? Sumber itu membisiki ada beberapa nama yang berpeluang.
Di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kurniawan serta Kepala Biro Tata Pemerintahan Danang Setiadi.
Keduanya sama-sama pernah menjadi Kabid Perencanaan Bappeda. Bila kepala Bapperida diisi akan diikuti pengangkatan sekretaris yang lama kosong.
Ada dua orang yang digadang-gadang. Kepala Balai Pengelolaan Sampah DLHK DIJ Aris Prasena dan Kabid perencanaan yang sekarang merangkap Plt Sekretaris Bapperida Sugiyatmi.
Aris mantan Kabid Sarana dan Prasarana Bappeda yang pernah menggantikan Ni Made. (kus/laz)
Editor : Herpri Kartun