Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Menyangka Bayi Meninggal  Pascaoperasi Bibir Sumbing Gratis, Dinkes PPKB Kebumen Sebut Ditangani Tim Berpengalaman

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 11 September 2025 | 03:18 WIB

 

 

Iwan Danardono, Kepala Dinkes PPKB Kebumen
Iwan Danardono, Kepala Dinkes PPKB Kebumen

 

KEBUMEN - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kebumen Iwan Danardono menyatakan, insiden meninggalnya seorang bayi pascaoperasi bibir sumbing gratis di luar dugaan, meski telah dilakukan oleh tim medis berpengalaman. Dia pun tak menyangka peristiwa ini harus dialami seorang pasien yang masih berusia empat bulan.

 

Iwan menegaskan, proses operasi dipastikan telah melalui standar prosedur medis. Semua tahapan demi tahapan berjalan lancar tanpa kendala. Namun demikian, satu pasien ternyata dilaporkan meninggal karena gejala klinis. "Pasien sudah mendapatkan penanganan terbaik dari tim medis Yayasan Permata Sari Semarang yang berpengalaman," katanya Rabu (10/9/2025).

Iwan mengungkapkan, kondisi pasien bernama Isa Rabbani Meilandra itu sempat menurun setelah keluar dari ruang operasi. Berbagai upaya telah dilakukan, namun takdir berkata lain hingga bayi tersebut menghembuskan napas terakhir beberapa jam pascaoperasi. "Prosedur pra-operasi, termasuk pemeriksaan kesehatan telah dilakukan secara cermat," terangnya.

 

Disebutkan, dalam program ini ada tiga bayi lain dengan usia tidak selisih jauh dengan pasien yang meninggal. Kendati begitu, mereka telah kembali dari rumah sakit seiring kondisinya yang semakin membaik. "Operasinya berjalan lancar dan ketiganya sudah boleh pulang," jelasnya.

 

Insiden meninggalnya bayi ini sontak mengundang keprihatinan bagi jajaran Pemkab Kebumen. Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan pihak Yayasan Permata Sari Semarang juga telah bertemu dengan keluarga bayi untuk menyampaikan duka cita. "Saya selaku bupati Kebumen turut belasungkawa. Insya Allah, almarhum ditempatkan di surga," kata Lilis.

 

Seperti diketahui, program operasi bibir sumbing gratis di RSUD Dr Soedirman (RSDS) Kebumen, Sabtu (6/9) mendapat antusiasme dari masyarakat. Program itu berlangsung dengan total 32 pasien, terdiri atas 27 anak-anak dan lima dewasa.

 

Mereka berasal dari usulan 19 puskesmas di wilayah Kebumen dan luar daerah seperti Cilacap, Purworejo, dan Wonosobo. Dalam program ini tim medis bukan dari pihak RSDS Kebumen, melainkan dari Yayasan Permata Sari. (fid/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#gejala klinis #kebumen #dinas kesehatan #pascaoperasi #RSUD Dr Soedirman Kebumen #bayi #bibir sumbing