SLEMAN - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X masih terus melakukan identifikasi terkait temuan arca di RT 06, RW 10, Padukuhan Warak Kidul, Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Sleman. Temuan ini berupa patung berwarna hitam.
Kepala BPK Wilayah X Manggar Sari Ayuati menjelaskan, masih dilakukan peninjauan oleh polisi khusus. Mereka berkoordinasi dengan perangkat kalurahan.
"Arca belum teridentifikasi," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (18/8).
Arca sendiri ditemukan pada Jumat (15/8) lalu sekitar pukul 08.00. Saat itu pekerja bangunan tengah menggali saluran drainase dengan kedalaman sekitar 70 centimeter (cm). Lalu ditemukan patung ukuran 30 cm x 20 cm. Dengan bentuk badan dan wajah manusia. Selain itu, turut ditemukan tiga buah batu kotak atau disebut dengan umpak.
Disinggung soal penemu akan memperoleh kompensasi, Manggar menerangkan BPK Wilayah X memiliki tim analisis benda temuan. Nantinya akan dilakukan rapat dahulu untuk memastikan temuan memenuhi kriteria sebagai objek diduga cagar budaya (ODCB) atau tidak.
"Termasuk kompensasi yang akan diterima. Tentu ada parameter khusus untuk ini," tambahnya.
Sementara itu, Analis Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman BPK Wilayah X Putu Dananjaya menyebut, potensi temuan cagar budaya di Kabupaten Sleman masih tinggi. Temuannya tidak hanya di Prambanan, tetapi menyebar bahkan sampai Sleman utara.
"Ada berbagai temuan yang pernah diperoleh. Mulai dari lingga, yoni, hingga arca," katanya. (del)
Editor : Sevtia Eka Novarita