RADAR JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunungkidul memiliki rencana menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025.
Hal ini berkaitan dengan jalur wisata di HeHa Ocean View di Panggang dan Obelix Sea View di Purwosari, Gunungkidul.
Rencana tersebut ialah berlakunya rekayasa lalu lintas one way atau satu arah untuk jalur dua objek wisata tersebut.
Sekretaris Dishub Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mangatakan bahwa dalam persiapan libur panjang Nataru, Dishub telah melakukan koordinasi lintas daerah di Daerah Istimewa Yogykarta.
Pelaksanaan koordinasi tingkat kabupaten pada hari Selasa, 10 Desember 2024.
Dalam koordinasi teesebut, berbagai pihak akan terlibat seperti kepolisian, PT. Jasa Raharja, DPUPRKP, Bappeda, dan sejumlah instansi lainnya.
Bayu mengaku secara umum sejumlah lokasi yang dipilih untuk rekayasa lalu lintas, yaitu, pintu arah masuk Gunungkidul, Patuk, jalur HeHa Ocean View di Panggang, dan Jallur Obelix Sea View di Purwosari.
“Untuk jalur Obelix Sea View masih berlakunya jalur searah."
"Terkait rekayasa pada jalur di pintu masuk GunungKidul dan HeHa akan kami berlakukan juga namun situasional."
"Intinya, jalur pantai bisa satu arah tergantung situasi,” imbuhnya.
Sama halnya dengan yang terjadi pada 2023, diberlakukannya one way ketika penumpukan kendaraan terjadi.
Dishub juga menyiapkan rancangan untuk mengantisipasi kemacetan, terlebih di titik nol Jogja pada malam tahun baru.
Baca Juga: Liga 1: Arema Bungkam PSBS Biak, Persik Kediri Tundukkan Semen Padang
Rekayasa serta dipasangnya papan imbauan juga rambu portabel masih menunggu hasil dari forum lalu lintas dan survey bersama.
Dishub pun juga mempersiapkan pos jaga serta petugasnya di Pos Patuk, Pos Siyono, dan beberapa objek wisata lainnya.
Personel yang dikerahkan oleh Dishub selama libur panjang Nataru berjumlah 94 orang.
Bayu juga menambahkan Pencatatan kendaraan yang lalu lalang di Gunung Kidul oleh Dishub akan dilakukan pada lokasi Pos Patuk, Terminal Dhaksinarga, dan Terminal Semin.
“Sebanyak 94 personel kami nanti akan ditugaskan untuk menjaga tempat-tempat umum seperti terminal, pasar, tempat parkir, dan wisata,” katanya.
(Anastasia Srinovanda Cahyaningrum)
sumber: berbagai sumber
Editor : Iwa Ikhwanudin