JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) kini tengah mengebut pengerjaan sepuluh proyek strategis yang harus selesai akhir tahun.
Dari total sepuluh proyek itu, diketahui tinggal empat yang belum terselesaikan.
Adapun sepuluh paket strategis itu meliputi pembangunan gedung Graha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan, pembangunan gedung instalasi bedah sentral Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jogja, pemeliharaan berkala Jalan Gedongkuning sisi selatan, dan pembangunan gedung Puskesmas Pakualaman dan Keraton.
Kemudian juga pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) Karangmiri, pembangunan SMPN 10 Yogya, perluasan gedung fasilitas dan pengadaan perabot layanan Perpustakaan Kota Jogja, pembangunan saluran air hujan Kelurahan Giwangan RW 13 serta penataan permukiman kumuh Kelurahan Terban RT 2 RW 1.
Dari total sepuluh proyek itu enam di antaranya telah selesai dibangun.
Yakni Puskesmas Kraton dan Pakualaman, pemeliharaan berkala Jalan Gedongkuning selatan, saluran air hujan Kelurahan Giwangan RW 13, tempat pengolahan sampah TPS3R Karangmiri, serta perluasan gedung fasilitas Perpustakaan Kota Jogja.
Kepala DPUPKP Kota Jogja Umi Akhsanti mengatakan, untuk pengerjaan sisa proyek tersebut diupayakan dapat selesai pada bulan Desember ini.
Contoh untuk pengerjaan pembangunan SMP Negeri 10 mencapai sekitar 96 persen dan rencana selesai 17 Desember 2024.
Kemudian pembangunan penataan permukiman kumuh di Terban mencapai sekitar 80 persen dan ditarget selesai 20 Desember 2024.
Lalu pembangunan Graha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan sampai tanggal 8 Desember tercapai 92 persen dan ditarget bisa selesai 23 Desember 2024.
Sementara untuk proyek gedung instalasi bedah sentral langsung dinaungi oleh pihak RSUD Jogja.
“Untuk proyek di wilayah Terban masih ada pekerjaan talud dan terkendala cuaca. Namun untuk bangunannya sudah selesai, tinggal perapian,” ujar Umi, Senin (16/12/2024).
Kepala Bidang Penataan Bangunan Dinas PUPKP Kota Jogja Fakhrul Nur Cahyanto menambahkan, pekerjaan fisik Graha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan sudah memasuki tahap akhir.
Yakni tinggal menyelesaikan pekerjaan pengecatan, granit dan mekanikal elektrikal terutama kelistrikan.
“Kami sudah lakukan lembur maupun menambah pekerja dari kontraktor yang membangun,” katanya.
Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto menyampaikan, pembangunan sepuluh proyek strategis tersebut masih sesuai dengan tata kala waktu yang ditetapkan.
Dia pun menarget, proyek-proyek tersebut bisa selesai pengerjaannya pada tahun ini.
Sugeng menambahkan, selain mengejar target pembangunan fisik, dirinya juga meminta agar organisasi perangkat daerah (OPD) dapat menyelesaikan berbagai urusan administrasi keuangan daerah.
Sebab hal tersebut harus dapat selesai mendekati pertengahan dan akhir Desember.
“Bahkan sejak memasuki triwulan akhir 2024, saya sudah mengingatkan hal itu,” tegas Sugeng. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin