Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Posisi Wagner Lopes di Kepelatihan PSS SLeman Dipertanyakan, dari Tujuh Kali Main Baru Sekali Menang

Adib Lazwar Irkhami • Sabtu, 28 September 2024 | 04:28 WIB

 

 Pelatih kepala PSS Sleman Wagner Lopes.Rizky Wahyu/Radar Jogja
 Pelatih kepala PSS Sleman Wagner Lopes.Rizky Wahyu/Radar Jogja

SLEMAN - Kekalahan 0-1 PSS Sleman dari Malut United pada pekan ketujuh kompetisi BRI Liga 1 musim 2024/2025, Kamis (26/9/2024) malam lalu membuat posisi Wagner Lopes terancam dari kursi kepelatihan. Sebab dari tujuh laga yang telah dimainkan, tim ini hanya baru bisa mendapatkan satu kemenangan saja.

Kini tim kebanggaan masyarakat Sleman ini masih tertahan di posisi 17 klasemen sementara dari 18 kontestan kompetisi BRI Liga 1. Tercatat sejauh ini Laskar Sembada hanya menang satu kali, imbang dua kali, dan kalah empat kali.

Lebih parahnya, dari tujuh laga yang telah dilakoni, dua kekalahan yang menimpa Super Elja berasal dari dua tim yang baru promosi ke Liga 1 musim ini. Yang pertama kalah dari Semen Padang FC dengan skor 0-1 dan kedua dari Malut United dengan skor 0-1.

Pada September ini sebenarnya manajemen PSS Sleman telah memberikan beban kepada Wagner Lopes agar bisa meraih tujuh poin. Akan tetapi target itu belum bisa terpenuhi, pelatih asal Brasil dan Jepang ini baru bisa membukukan lima poin saja hasil dari satu kali kemenangan dan dua kali imbang.

Pelatih Kepala PSS Sleman Wagner Lopes nampaknya sudah menyadari hal itu. Sehingga usai menelan kekalahan dari Laskar Kie Raha ini, pihaknya akan memanfaatkan jeda waktu sebulan untuk bekerja keras membenahi timnya.

"Tentang tujuh poin itu kami sudah berusaha keras untuk mendapatkan. Tapi belum kami dapatkan tujuh poin itu. Maka kami akan kerja keras supaya kami bisa memenangkan pertandingan dan atasi semua masalah ini. Tidak ada yang puas di sini, pelatih, pemain, dan tim pengurus. Kami harus kerja keras untuk keluar dari situasi in," ujarnya Jumat (27/9/2024).

Selama jeda kompetisi satu bulan karena ada agenda internasional FIFA Match dan kualifikasi Piala Dunia 2026, untuk menanggulangi situasi sulit ini Lopes mengaku akan membenahi komunikasi di timnya. Harapannya ke depan Hokky Caraka dan kawan-kawan bisa kembali mendapatkan hasil positif di kompetisi Liga 1.

"Kami akan selalu kerja keras dalam hal komunikasi di lapangan, agar bisa kasih tahu teman biar tidak keteteran dalam duel bola. Selain itu kami juga akan tetap angkat kepala dan kerja keras," tegasnya. (ayu/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#wagner lopes #terancam #PSS Sleman #Malut United #BRI Liga 1 #posisi