RADAR JOGJA - UEFA membuka kembali proses penawaran untuk menyelenggarakan venue final Liga Champions 2027 setelah mencabut hak penyelenggaraan di Stadion San Siro, Milan.
San Siro, kandang AC Milan dan Inter Milan terakhir kali menggelar final Liga Champions pada tahun 2016 ketika Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid melalui drama adu penalti.
UEFA mengumumkan Milan sebagai kota tuan rumah 2027 pada bulan Mei tahun ini, bersamaan dengan penetapan Puskas Arena di Budapest, Hongaria sebagai tempat penyelenggaraan final Liga Champions 2026.
Namun, meskipun telah mengonfirmasi Milan sebagai tuan rumah 2027, UEFA melakukannya dengan syarat Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menyerahkan informasi mengenai rencana renovasi San Siro yang bernilai jutaan poundsterling.
Rencana tersebut masih belum pasti dengan Milan dan Inter mempertimbangkan untuk pindah dari San Siro, yang secara resmi bernama Stadio Giuseppe Meazza, karena perjuangan yang sedang berlangsung untuk mendapatkan dana untuk renovasi stadion yang ada.
Jika dana tidak dapat diperoleh, San Siro yang berkapasitas 75,817 orang, yang dibuka pada tahun 1926, dapat dihancurkan.
Dan dengan masa depan stadion yang masih diliputi keraguan, UEFA telah mengumumkan bahwa mereka sekarang akan mencari tempat tuan rumah baru untuk final Liga Champions 2027 setelah pertemuan Komite Eksekutif pada hari Selasa.
“Karena Pemerintah Kota Milan tidak dapat menjamin bahwa stadion San Siro dan sekitarnya tidak akan terpengaruh oleh pekerjaan renovasi pada periode final Liga Champions 2027, diputuskan untuk tidak menugaskan final ke Milan dan membuka kembali proses penawaran untuk menunjuk tempat yang sesuai, dengan keputusan yang diharapkan pada bulan Mei / Juni 2025,” tulis pernyataan UEFA.
Allianz Arena di Munich akan menjadi tuan rumah final Liga Champions 2025 pada 31 Mei.
Tetapi hanya Budapest dan Milan yang mengajukan penawaran untuk menjadi tuan rumah final 2026 dan 2027 saat proses penawaran dibuka pada Juli 2023.
UEFA sekarang akan mencari pernyataan ketertarikan dari kota-kota yang awalnya memilih untuk tidak mengajukan penawaran untuk final Liga Champions 2027, seperti yang dikutip dari ESPN dari seorang sumber.
Editor : Bahana.