RADAR JOGJA - Implementasi program pemberdayaan umat melalui wakaf memiliki sejumlah tantangan. Salah satunya kemampuan keuangan individu, khususnya tenaga pendidik sekolah swasta.
Kepala Sekolah MI Kokap, Kulon Progo Supilah mengatakan, belum lama ini mendapatkan sosialisasi program wakaf umat dari Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo. "Baru tahap sosialisasi, tapi sepertinya kami sulit (merealisasikan, Red)," kata Supilah Minggu (8/9/2024).
Sebagai sekolah swasta, kemampuan finansial guru MI Kokap belum sepenuhnya mampu untuk mengikuti program wakaf umat. "Tapi kami belum tahu, juknis (petunjuk teknis) penghimpunan wakaf umat di lingkungan sekolah ini nanti bagaimana," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Kulon Progo Wahib Jamil menjelaskan, ada dua program utama dalam pengelolaan wakaf. Yaitu wakaf produktif dan wakaf uang.
Program wakaf produktif bertujuan untuk mengoptimalkan wakaf agar memiliki nilai produksi yang dapat mendukung pembiayaan lembaga. Kemudian program wakaf uang, melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan. "Hasil dari wakaf uang digunakan untuk mendanai pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat," bebernya.
Pada tahun lalu, Kemenag Kulon Progo berhasil menggerakkan wakaf uang di kalangan pegawai kemenag. "Alhamdulillah, hasil dari wakaf telah digunakan dalam pembiayaan UMKM lokal," ucapnya.
Tahun ini, modal wakaf yang diinvestasikan telah kembali, dan nadhir (pengelola wakaf) mendapatkan bagi hasil sesuai ketentuan. Dengan langkah-langkah tersebut, Kemenag Kulon Progo berharap dapat semakin meningkatkan pemberdayaan umat dan kontribusi sosial melalui wakaf. "Program wakaf berjalan dengan sistem bagi hasil," ucapnya.
Modal wakaf tetap terjaga, bisa terus diputar membantu lebih banyak pihak. Tahun ini ada beberapa target besar yang ingin dicapai dari program wakaf tersebut. Khususnya sektor pendidikan. Dengan memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu. Harapannya mereka bisa melanjutkan pendidikan dengan lebih mudah.
"Kami di daerah berikhtiar melakukan pemberdayaan umat salah satunya melalui wakaf," ucapnya. (gun/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita