RADAR JOGJA - Seorang pegawai Pertamina yang bernama Arie Febriant menjadi sorotan publik setelah aksinya meludahi pengendara mobil lain viral di kawasan Petukangan Utara, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang dilaporkannya pada tahun 2022, Arie Febriant tercatat memiliki utang sebesar Rp 1,4 miliar dengan total harta kekayaan mencapai Rp 2,2 miliar.
Dalam LHKPN tersebut, terungkap bahwa Arie Febriant memiliki utang sebesar Rp 1,4 miliar atau lebih tepatnya sebesar Rp. 1.448.561.000.
Namun, tidak ada keterangan lebih lanjut terkait utang tersebut. Total harta kekayaannya tercatat sebesar Rp 2.258.246.325.
Dilansir dari Jawa Pos pada Senin (8/4), harta yang dimiliki Arie Febriant secara rinci terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 3 miliar, yang terletak di Kota Jakarta Selatan dengan luas 160 m2/209.5 m2.
Pembelian tanah dan bangunan tersebut dilaporkan berasal dari penghasilannya sendiri.
Selain itu, dalam LHKPN juga tercantum bahwa Arie Febriant memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 92.525.000 serta kas dan setara kas sebesar Rp 238.282.325.
Kejadian viral yang melibatkan Arie Febriant terjadi ketika seorang pengendara mobil menegurnya dengan membunyikan klakson agar maju.
Namun, Arie Febriant malah turun dari mobil dan melontarkan kata-kata kasar. Saat pengendara mobil lain membalas, Arie Febriant malah meludahi mobil tersebut, menyebabkan kemacetan semakin parah di sekitar Jalan Masjid Farul Falah, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, pada Jumat, 5 April.
Video kejadian tersebut menjadi viral di media sosial, dan warganet kemudian membongkar identitas Arie Febriant sebagai seorang pegawai BUMN PT Pertamina.
Editor : Bahana.