Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Peristiwa Langka Gerhana Matahari Hibrida akan Terjadi Sebelum Lebaran, Berikut Penjelasanya

Avelia Priscilla Putri • Senin, 18 Maret 2024 | 19:05 WIB

fenomena alam langka yaitu Gerhana Matahari Hibrida.
fenomena alam langka yaitu Gerhana Matahari Hibrida.
RADAR JOGJA - Pada 20 April 2023, dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, Indonesia akan kedatangan fenomena alam langka yaitu Gerhana Matahari Hibrida.

Fenomena ini merupakan gabungan dari Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Total yang terjadi dalam satu waktu.

Gerhana matahari hibrida merupakan peristiwa langka yang menggabungkan gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin.

Fenomena ini terjadi karena lengkungan bumi menyebabkan pengamat di lokasi berbeda melihat gerhana dengan cara berbeda.

Menurut Asosiasi Astronomi Uni Emirat Arab (UEA), pengamatan bulan sabit Syawal akan menjadi tantangan pasca gerhana pada tanggal 8 April.

Diperkirakan, bulan sabit baru akan terlihat pada tanggal 9 April 2024.

Hal ini menandakan bahwa Idulfitri kemungkinan akan dirayakan pada tanggal 10 April 2024.d

Dilansir dari Radar Madura, Gerhana Matahari Total ini tidak hanya akan terlihat di Timur Tengah, tetapi juga di berbagai belahan dunia lainnya.

Menurut NASA, jalur gerhana akan melewati Amerika Utara, termasuk Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

Gerhana Matahari Total merupakan fenomena alam yang langka dan selalu menjadi daya tarik bagi banyak orang.

Fenomena ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk melihat keindahan alam semesta dan mempelajari lebih lanjut tentang astronomi.

Editor : Bahana.
#gerhana #idul fitri