RADAR JOGJA - Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) Jogjakarta ikut menyelenggarakan exit poll dan quick count hasil pemilihan presiden dan wakil presiden dalam Pemilu 2024. Dengan menempatkan mahasiswa di 19 tempat pemungutan suara (TPS) di kabupaten/kota DIJ.
Hasil exit poll sendiri diperloeh dari pemilih yang diwawancarai dengan metode online pasca-coblosan. "Jumlah sampling TPS sudah ditentukan sesuai dengan metode sampling, dan setiap provinsi jumlah TPS yang disampling berbeda-beda," kata Dosen Administrasi Publik Unisa Gerry Katon Mahendra kemarin (14/2).
menurutnya, banyaknya TPS untuk data sampling tidak mempengaruhi kualitas data keseluruhan. Sebab jumlah sampling TPS di DIJ memang lebih sedikit dibandingkan sampling wilayah Jawa Tengah. “Di Indonesia sendiri jumlah total sampling ada sekitar 1.400 TPS. Dan itu representatif, margin error-nya juga kecil," jelasnya.
Dia berharap, exit poll dan quick count yang dilakukan bisa turut mengawal proses demokrasi. "Jadi ini merupakan program forum rektor perguruan tinggi, dan Unisa salah satunya yang ikut dalam penyelenggaraan," ujarnya. (gun/eno)