Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemangku Wilayah Ungkap Pemilik Jujur Kinaryo Projo, Dukuh Gedongan: Habis Viral Informasinya Langsung ke Kediri

Iwan Nurwanto • Selasa, 30 Januari 2024 | 19:56 WIB
SOSIAL: Dukuh Gedongan Webi Llian saat menyampaikan terkait dengan PT Jujur Kinaryo Projo selaku vendor penyedia konsumsi saat pelantikan KPPS KPU Sleman.
SOSIAL: Dukuh Gedongan Webi Llian saat menyampaikan terkait dengan PT Jujur Kinaryo Projo selaku vendor penyedia konsumsi saat pelantikan KPPS KPU Sleman.

SLEMAN - Pemangku wilayah tempat PT Jujur Kinaryo Projo dialamatkan mengungkap fakta baru pemilik perusahaan. Dukuh Gedongan, Sumberarum, Moyudan, Sleman, menyebut kalau pemiliknya sudah pergi pasca kasus snack pelantikan KPPS Sleman mencuat.


Dukuh Gedongan Webi Llian mengatakan, pemilik PT Jujur Kinaryo Projo merupakan sosok yang cukup tertutup. Lantaran, jarang aktif dalam kegiatan sosial bermasyarakat.


Webi mengaku, hanya bertemu dengan pemilik PT Jujur Kinaryo Projo dalam beberapa kesempatan. Contohnya, hanya sekadar mengobrol saat pemilik perusahaan tersebut sedang pergi ke masjid.


Webi menyatakan, kalau pasca mencuatnya kasus snack mirip hidangan lelayu yang digunakan sebagai konsumsi pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pemilik perusahaan pun diinformasika menuju salah satu wilayah di Jawa Timur.


“Informasinya terakhir langsung pergi ke Kediri habis viral, tidak tahu tujuannya apa. Apakah lari atau menemui seseorang, itu saya tidak tahu,” ujar Webi kepada Radar Jogja, Selasa (30/1).


Menurut dia, baik warga maupun pemangku wilayah juga tidak pernah mengetahui kalau PT Jujur Kinaryo Projo merupakan penyedia konsumsi untuk kegiatan pemerintahan.

Bahkan, menurutnya, juga tidak pernah ada aktivitas layaknya perusahaan di rumah yang menjadi alamat PT Jujur Kinaryo Projo.


Webbi menyebut, yang diketahui olehnya dan masyarakat, rumah bangunan PT Jujur Kinaryo Projo hanya sempat digunakan sebagai tempat pengepakan minuman herbal. Serta menyediakan jasa ekspedisi atau pengiriman barang.


“Setahu kami pemiliknya bukan orang sini, secara nama perusahaan resmi terdaftar atau tidak kami juga tidak tahu, karena aktivitas perusahaan pun tidak ada, sepengetahuan kami hanya pengepakan minuman herbal dan ekspedisi,” ungkap Webi.


Terkait dengan permasalahan tersebut, Sekretaris KPU Sleman Yuyud Futrama sebelumnya menyampaikan, polemik snack mirip snack saat lelayu sebagai konsumsi pelantikan KPPS, pihaknya tetap akan membayar nilai yang diakui oleh vendor.

Yakni, sebesar Rp. 2.500 per porsi kepada PT Jujur Kinaryo Projo, selaku pihak ketiga yang ditunjuk sebagai penyedia konsumsi saat kegiatan.


Dia menjelaskan, kebijakan tersebut diambil lantaran vendor menyalahi perjanjian yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak.

Karena untuk pengadaan konsumsi saat pelantikan anggota KPPS pada Kamis (25/1) lalu disepakati sebesar Rp 15.000 ribu per porsi. Namun, yang disajikan hanya roti, camilan, dan air mineral gelas dengan nilai jauh dari itu.


Yuyud melanjutkan, terkait dengan permasalahan snack lelayu pihaknya juga masih menunggu kelengkapan dokumen dari pihak vendor.

Menurutnya, KPU Sleman juga tengah mengalami kendala berkaitan dengan hal tersebut. Sebab, nomor handphone PT Jujur Kinaryo Projo dimatikan atau tidak dapat dihubungi.


“Sampai sekarang pihak vendor HP (handphone) dimatikan, tidak bisa dihubungi juga,” ungkap Yuyud. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#pelantikan KPPS #gedongan #fakta baru #snack