Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sopir Bajaj Menangis Terusir dari Rumah Kontrakan, Netizen Bersatu, Tetapi Apakah Ini Benar-benar Terjadi atau Skema Baru?

Cici Jusnia • Kamis, 25 Januari 2024 | 00:30 WIB
Diduga Cuma Modus, Sopir Bajaj Qute Diusir dari Kontrakannya Tuai Kontroversi. Gambar: Twitter/X/@kegblgnunfaedh
Diduga Cuma Modus, Sopir Bajaj Qute Diusir dari Kontrakannya Tuai Kontroversi. Gambar: Twitter/X/@kegblgnunfaedh

RADAR JOGJA - Sebuah video yang memperlihatkan seorang sopir bajaj menangis karena diusir dari rumah kontrakan telah menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Kejadian ini mengguncang perhatian publik, memicu berbagai reaksi empati dan kontroversi.

Insiden ini bermula pada Minggu, 20 Januari, ketika sopir bajaj tersebut hanya berhasil mendapatkan tiga penumpang dalam satu hari.

Kabar pahit pun datang saat dia diberitahu bahwa dia harus meninggalkan tempat tinggalnya karena terlambat membayar sewa kontrakan.

Situasi sulit ini terungkap dalam sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @istrii.sholehah pada Rabu, 24 Januari 2024.

Dalam video tersebut, sopir bajaj terlihat sedang menerima telepon dari istrinya yang memberitahu bahwa mereka diusir dari kontrakan karena keterlambatan pembayaran.

"Kita kan sudah lama ngontrak di tempat Ibu," ujar sopir bajaj tersebut, tampak bingung dan sedih.

Dia juga mengungkapkan bahwa saat itu dia hanya memiliki uang sejumlah Rp75.000, yang jauh dari cukup untuk membayar sewa kontrakan.

Video ini menyebar luas dan mendapat perhatian netizen, dengan banyak dari mereka mengekspresikan simpati terhadap situasi sulit sopir bajaj tersebut.

Meskipun begitu, beberapa pengguna media sosial juga mulai membagikan pengalaman mereka yang serupa, menimbulkan spekulasi bahwa kejadian tersebut mungkin bukan yang pertama kali terjadi dan bahkan hanya modus semata.

Beberapa netizen berpendapat bahwa, dalam memberikan bantuan, niat baik tidak perlu dipertanyakan.

"Kata ayahku kalau mau sedekah aja gak perlu mikirin orang itu beneran kesusahan enggak ya? nipu enggak ya? Yang penting niatnya kita sudah baik," ungkap salah satu pengguna media sosial, menekankan pentingnya niat baik dalam beramal.

Namun, di tengah kontroversi dan simpati yang muncul, pemilik akun @istrii.sholehah mencoba untuk menemukan kembali sopir bajaj tersebut guna memverifikasi cerita yang telah dia bagikan.

Sayangnya, upaya pencarian selama tiga hari belum membuahkan hasil, dan pemilik akun tersebut meminta maaf atas situasi yang terjadi.

Ia juga menghimbau untuk menghentikan penggalangan dana yang telah dimulai untuk membantu sopir bajaj tersebut, mengingat ketidakpastian terkait kebenaran cerita yang telah beredar.

Editor : Bahana.
#sopir bajaj #Sopir Bajaj Menangis #Sopir Bajaj Diusir