Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wowww... !!! Tahun 2023 Pecahkan Rekor Suhu Bumi Terpanas Sejak 1850. PBB Sebut Begini !

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 20 Januari 2024 | 23:25 WIB

Ilustrasi suhu panas di bumi. PBB Sebut pada 2023 suhu di bumi mengalami peningkatan paling tinggi sejak 1985. Hal ini dikuatkan dengan sejumlah laporan rata-rata global.
Ilustrasi suhu panas di bumi. PBB Sebut pada 2023 suhu di bumi mengalami peningkatan paling tinggi sejak 1985. Hal ini dikuatkan dengan sejumlah laporan rata-rata global.

RADAR JOGJA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyebut, 2023 resmi menjadi tahun terpanas.

Pernyataan ini di dukung oleh laporan The Copernicus Climate Change Service (C3S), yang menyebutkan bahwa 2023 menjadi tahun yang paling panas sejak 1850.

Dimana suhu rata-rata Bumi pada tahun 2023 mencapai 14,98 Derajat Celcius.

Suhu ini notabene 0,17 derajat celcius lebih tinggi ketimbang tahun terpanas sebelumnya, yakni pada tahun 2016.

“2023 telah dikonfirmasi sebagai rekor tahun paling panas. Namun, 2023 hanya gambaran atas bencana masa depan yang menunggu kita," ungkap Antonio Guterres dalam pernyataanya di Twitter (X) pada Rabu (10/1/2024) lalu.

"Jika kita tidak bertindak sekarang, para pemimpin harus berkomitmen untuk melakukan terobosan #Climateaction, mengakhiri era bahan bakar fosil secara adil dan cepat dan berinvestasi membantu negara-negara rentan dalam memerangi kekacauan iklim,” imbuhnya.

Dilansir dari Flaticon, menurut hasil laporan The Copernicus Climate Change Service, suhu rata-rata global pada tahun 2023 mencapai 14,98 Derajat celcius.

Kemudian, suhu pada 2023, 0,60 lebih panas ketimbang rata-rata suhu pada 1991 sampai 2020.

Dan Suhu pada 2023 1,48 Derajat celcius lebih panas ketimbang suhu pada 1850-1900.

“2023 menjadi tahun yang luar biasa dengan rekor iklim yang berjatuhan layaknya domino, 2023 tidak hanya menjadi tahun paling panas dalam rekor, tetapi menjadi tahun pertama (suhu) seluruh harinya berada di atas 1 derajat celcius lebih panas ketimbang masa pra-industri, suhu pada tahun 2023 kemungkinan besar melebihi suhu pada periode mana pun setidaknya dalam 100.000 tahun terakhir,” Kata Wakil Direktur The Copernicus Climate Change Service Samantha Burgess.

Berdasarkan keteranagan organisasi kemanusiaan Save The Children, setidaknya sebanyak 12.000 masyarakat Global meninggal dunia karena bencana alam.

Di antaranya, bencana banjir, kebakaran hutan, siklon, badai, tanah longsor pada tahun 2023.

Save The Children juga mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem terjadi lebih sering dan lebih parah akibat dari krisis iklim.

Menurut data dampak kenaikan suhu bumi bagi manusia, berpotensi meningkatkan penyebaran penyakit infeksi, meningkatkan masalah kesehatan akibat gelombang panas, memperburuk kondisi hidup masyarakat karena berkurangnya produksi pertanian, bisa menimbulkan ancaman keamanan panagna yang dapat berujung pada konflik sumber daya alam. (Renal Fabriansyah/Radar Jogja)

Baca Juga: Wisata Hits di Kawasan Sentul Kabupaten Bogor Ini Memanjakan Mata, Cocok Untuk Melepas Penat. Sajikan Panorama Pedesaan Hingga Amerika dan Eropa

Editor : Meitika Candra Lantiva
#tertinggi #2023 Tahun Terpanas Sejak 1985 #2023 #pbb #suhu global #panas