Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jejak Misterius Dodo Yang Direncakan Akan Dihidupkan Lagi, Apakah Bisa?

Trimina Klara • Jumat, 1 Desember 2023 | 17:44 WIB

Sumber foto The Guardian
Sumber foto The Guardian

RADAR JOGJA – Dodo adalah nama burung yang telah lama punah. Namun meskipun demikian hewan ini masih memiliki daya tarik bagi para ilmuan dan pecinta alam.

Meskipun hanya tersisa dalam catatan sejarah, jejak misterius hewan ini memberikan pemahaman mendalam tentang kerentanan spesies dan dampak aktivitas manusia terhadap keanekaragaman hayati.

Kabar baiknya Colossal Biosciences, perusahaan rekayasa genetika, dan Mauritius Wildlife Foundation telah bekerja sama untuk menghidupkan kembali Dodo, yang telah punah di Mauritius pada abad ke-17.

Tujuan proyek ini tidak hanya mengembalikan hidup dodo tetapi juga memulihkan habitat aslinya.

Colossal bekerja sama dengan Mauritius Wildlife Foundation dan menggunakan kahlian dari Grup Avian Genomics untuk membuat untuk memulai, mereka menggunakan genom referensi dari sel geminal primordial merpati Nicobar yang merupakan kerabat dekat Dodo.

Selain itu mereka juga mengembangkan ayam buatan sebagai pengganti Dodo.

Misi ini dipimpin oleh Dr. Beth Shapiro, anggota Dewan Penasihat Ilmiah Colosal dan ilmuwan pertama yang mengurutkan genom dodo.

Tim Colossal membuat genom referensi dengan menggunakan DNA dari tengkorak dodo yang ditemukan di Museum Sejarah Alam Denmark.

Selain Dodo, Colossal juga berusaha menyelamatkan spesies merpati merah muda yang rentan di Mauritania.

Mereka berusaha memperkenalkan keragaman genetik yang hilang ke populasi merpati merah muda yang semakin berkurang dengan menggunakan teknik penyuntingan gen.

Upaya ini dapat membantu mencegah kepunahan merpati merah muda seperti Dodo, sepupu mereka.

Upaya pelestarian dan pembelajaran dari kisah Dodo dapat menjadi fondasi penting bagi kita dalam menjaga keberlanjutan dan keseimbangan alam di pulau-pulau lain di seluruh dunia.

Editor : Bahana.
#punah #burung dodo