Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua Ribu Hektare Lahan Telah Dikuasai Investor Luar Daerah, Bupati Gunungkidul: Jangan Mudah Menjual, Jangan Sampai Hanya Jadi Penonton

Gunawan RaJa • Kamis, 23 November 2023 | 22:51 WIB
TEGAS: Bupati Gunungkidul Sunaryanta. (Istimewa)
TEGAS: Bupati Gunungkidul Sunaryanta. (Istimewa)

GUNUNGKIDUL - Ribuan hektare lahan di Gunungkidul telah dikuasai oleh investor. Penjualan dan alih fungsi lahan sudah berlangsung sejak lama. Harus diantisipasi supaya hak warga bisa tetap terlindungi.

Kegelisahan ini disampaikan oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta. Dikatakan, upaya memiliki lahan milik warga Gunungkidul masih akan berlanjut. Itu tidak lepas dari masuknya investor.

"Kami mencatat hingga sekarang sudah lebih dari dua ribu hektare lahan dibeli oleh orang dari luar daerah," kata Sunaryanta Kamis (23/11).

Dia menjelaskan, paling banyak tanah dijual berada di sisi selatan kawasan pantai. Investor  datang dan merealisasikan bisnisnya dengan cara membeli tanah.

"Saya mengajak agar masyarakat untuk tidak mudah melepas kepemilikan tanah. Jangan sampai menjadi penonton di wilayahnya sendiri," ujarnya.

Kata Bupati, dari pada menjual lebih baik dikerjasamakan atau disewakan. Pihaknya menegaskan, langkah yang diambil bukan bermaksud mempersulit laju investasi. Lebih kepada menjaga ritme sehingga hak dari warga bisa tetap terlindungi.
 
Baca Juga: Penurunan APS Pelanggar Aturan Belum Berikan Efek Jera

"Selain masalah jual beli kepemilikan lahan, juga tentang ahli fungsi lahan," terangnya.
 
Berdasarkan data, banyak lahan telah berubah fungsi dari awalnya pertanian menjadi ke sektor lain. Total sudah ada 10 ribu hektare berubah karena sekarang tinggal sekitar 22 ribu hektare.

Sementara itu, Kepala Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gunungkidul Agung Danarto membenarkan setiap tahun nilai investasi meningkat.

"Tahun ini dari target investasi Rp 447 miliar terealisasi Rp 451,4 miliar atau melampaui target," kata Agung Danarto.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Suharno mengingatkan bahwa meningkatnya iklim investasi harus diikuti dengan peningkatan ekonomi masyarakat.  Keterlibatan warga lokal diutamakan.

"Jangan sampai warga lokal hanya jadi penonton, harus dilibatkan dalam pembangunan maupun pada saat pengoperasiannya,” kata Suharno. (gun)

 
Editor : Amin Surachmad
#Sunaryanta #bupati gunungkidul #alih fungsi lahan