RADAR JOGJA - Peperangan antara Israel dan Palestina semakin memanas dengan kehadiran Houthi dan Hizbullah.
Hothi merupakan pasukan bersenjata milik Yaman serta Hizbullah adalah pasukan militer milik Lebanon.
Mereka sudah mulai melakukan penyerangan kepada Israel sejak seminggu lalu.
Serangan tersebut merupakan sebuah aksi pembalasan terhadap Israel yang berhasil menduduki jantung kota Gaza.
Dikutip dari CNN Indonesia (10/11/2023) Juru bicara Houthi yaitu Yahya Saree mengatakan bahwa pasukannya baru saja melancarkan serangan rudal balistik ke beberapa target militer.
Beberapa target tersebut seperti pos militer Israel di Ellat.
Ia juga mengatakan bahwa operasi penyerangan tersebut “mencapai tujuannya dan menimbulkan korban langsung”.
Namun setelah itu, tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai gempuran selanjutnya yang dilakukan oleh pasukan Houthi.
Kemudian pasukan Hizbullah juga dilaporkan bahwa mereka telah melakukan sejumlah serangan udara ke perbatasan Israel di Utara.
Dikutip dari CNN Indonesia, militer Israel melaporkan adanya sebuah rudal antitank yang ditembakkan ke arah utara negaranya yang memang berbatasan langsung dengan selatan Lebanon, yang dikuasai oleh Hizbullah.
Pasukan Houthi dan Hizbullah merupakan milisi di Timur Tengah bagian dari Front Perlawanan yang diyakini mendapat bekingan dari Iran.
Sejak Israel dan Palestina mulai peperangan pada 7 Oktober 2023 lalu, mereka pun ikut membantu dengan juga melakukan penyerangan terhadap Israel dan wilayah sekutu terutama pos militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Penyerangang tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap warga Palestiina yang mengalami penindasan. (Annida Muthi’ah)
Editor : Bahana.