Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menarik, Arkeolog Temukan ‘Kitab Kematian’ di Kuburan Mesir Kuno

Bahana. • Kamis, 2 November 2023 | 20:55 WIB

 

Menarik, Arkeolog Temukan ‘Kitab Kematian’ di Kuburan Mesir Kuno sumber gambar bbc
Menarik, Arkeolog Temukan ‘Kitab Kematian’ di Kuburan Mesir Kuno sumber gambar bbc

RADAR JOGJA – Arkeolog menemukan mumi langka Mesir Kuno yang di dalamnya terdapat “Kitab Kematian” saat menggali kuburan berusia 3.500 tahun.

Kitab tersebut berisi mantra untuk membimbing arwah menuju ke kehidupan setelah kematian.

Dilansir dari cnbcindonesia dari Science Alert, kitab berbahan papyrus yang ditemukan di kuburan Tuna al-Gebel, Mesir Tengah tersebut berupa gulungan sepanjang 13 hingga 15 meter.

Menurut asisten kurator di Departemen Kebendaan di Museum J. Paul Getty, Sara Cole, gulungan tersebut adalah komponen umum dalam pemakaman zaman Mesir Kuno.

Selain itu, mantra- mantra yang tertulis di dalam gulungan adalah bentuk “asuransi perjalanan supernatural”.

Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir menyebutkan bahwa gulungan tersebut bukanlah satu – satunya harta karun yang ditemukan di Tuna al-Gebel.

Adapun, pemakaman Tuna al-Gebel dibangun pada masa Kerajaan Baru, yakni sekitar 1550 – 1070 Sebelum Masehi (SM). Selain “Kitab Mati”, para arkeolog juga menemukan mumi, sarkofagus, sejumlah jimat, dan banyak patung shabti atau ushabti sebagai pelayan almarhum di akhirat.

Berdasarkan laporan Live Science, di makan tersebut para arkeoloh menemukan beberapa mumi yang diduga adalah pejabat tinggi Mesir Kuno.

Menurut para arkeolog, beberapa mumi masih berada di dalam sarkofagus batu berornamen yang masih berkondisi baik.

Adapun, salah satu murni tersebut adalah putri dari seorang pendeta tinggi, Ta-de-Isa. Selain itu, para arkeolog juga menemukan toples kanopi langka yang terbuat dari pualam.

Toples itu digunakan untuk menyimpan organ penting secara spiritual selama mumifikasi dan ribuan jimat.

Menurut Egyptologist di University of Chicago, Foy Scalf, menemukan salinan “Kitab Kematian” bukanlah hal yang aneh. Namun, menemukan satu patung yang masih ada di kuburan asli adalah hal yang langka.

Sampai saat ini, Scalf masih belum menemukan banyak informasi terkait gulungan tersebut. Menurutnya, sulit untuk mengetahui seberapa penting gulungan itu tanpa penelitian lebih lanjut.

Menurut kurator British Museum untuk Mesir Kuno dan Sudan, John Taylor, perjalanan menuju akhirat adalah hal yang cukup sulit bagi para masyarakat Mesir Kuno.

Maka dari itu, “Kitab Kematian” yang ditempatkan bersama mayat di dalam kubur ini bertujuan untuk membantu roh menemukan jalan.

Salah satu hal yang membuat gulungan ini unik adalah orang kaya dapat memilih mantra mana yang ingin dicantumkan dalam “Kitab Kematian”.

Selain itu, “Kitab Kematian” baru akan berfungsi jika nama jenazah tercantum.

Namun, ada juga “Kitab Kematian” yang sudah ditulis berdasarkan templat (template) sehingga nama almarhum bisa dicantumkan di kolom kosong yang sudah disediakan. (Juliana Belence/ RADAR JOGJA)

Editor : Bahana.
#mesir kuno #purbakala #arkeolog