Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Fakta Terkini Konflik Perang Israel-Hamas di Gaza, Seperti Apa..

Bahana. • Rabu, 1 November 2023 | 18:48 WIB
Penyerangan Israel di Gaza telah menewaskan 8.305 korban,yang mana hampir setengahnya merupakan anak-anak (Mediaindonesia.com)
Penyerangan Israel di Gaza telah menewaskan 8.305 korban,yang mana hampir setengahnya merupakan anak-anak (Mediaindonesia.com)

RADAR JOGJA - Menginjak hari ke-26, serangan Israel ke Jalur Gaza semakin gencar. Memanasnya konflik antara Israel dan kelompok Hamas Palestina turut merembet ke Tepi Barat, bahkan ke negara-negara di sekitarnya.

Dilansir dari laman mediaindonesia.com Rabu (1/11), Pembantaian massal Israel di jalur Gaza,Palestina telah menewaskan 8.305 warga sipil,dengan 3.457 korban tewas (41%) adalah anak-anak.

Di tengah konflik yang sedang berkecamuk berikut adalah fakta terkini dari konflik perang pembantaian di Gaza Oleh Israel dalam 24 jam terakhir.

1. Perlawanan dari Suriah dan Libanon

Militer Israel menyebutkan bahwa pihaknya telah menyerang infrastruktur militer Suriah sebagai respon atas roket-roket yang diluncurkan dari sana, dan terjadi eskalasi lebih lanjut di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.

Hizbullah Lebanon mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak Israel dan militan Hamas di sana menyatakan bahwa mereka telah menembakkan roket-roket ke Israel, yang kemudian dibalas oleh militer Israel.

Perdana Menteri sementara Lebanon Najib Mikati menuturkan kepada AFP pada hari Senin bahwa pihaknya sedang berupaya untuk mencegah negaranya terlibat dalam perang, seraya mengatakan bahwa pihaknya mengkhawatirkan kericuhan ini akan melanda seluruh wilayah Timur Tengah dan pihaknya merasa tak dapat menutup kemungkinan terjadinya eskalasi.

2. Bantuan kemanusiaan

Sekitar 33 truk bantuan telah memasuki Gaza dari Mesir, sebagai bagian dari "pengiriman kemanusiaan terbesar" yang dilakukan oleh PBB sejak 21 Oktober lalu, dimana pengiriman bantuan secara terbatas telah dimulai kembali.

Namun, hingga saat ini belum ada yang menyalurkan pasokan BBM yang sangat dibutuhkan.

Sampai saat ini, 117 truk bantuan telah memasuki Gaza di bawah kesepakatan yang ditengahi oleh Amerika Serikat, dibandingkan dengan rata-rata 500 truk per hari sebelum konflik menurut data PBB.

3. Hamas rilis video sandera

Hamas merilis sebuah video yang menampilkan tiga wanita yang mereka tawan, di antara 239 sandera Israel.

Di dalam video tersebut, salah seorang wanita menjadi gelisah dan mulai menjerit-jerit serta memberikan isyarat tangan tanda cemas saat ia menuntut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menyetujui pertukaran tawanan.

4. Tank Israel tutup akses jalan

Sejumlah tank Israel sempat memasuki pinggiran selatan Kota Gaza pada hari Senin,dan telah menutup akses jalan raya utama utara-selatan Gaza lebih dari 1 jam.

Tank ini juga menembaki kendaraan apa pun yang melintas sepanjang jalan utama Salahedin.

Diketahui juga Tank Israel ini juga mncoba menghalangi sebuah mobil Gaza yang mencoba berbalik karah, dan beberapa saat kemudian mobil tersebut diledekan dengan meriamya.

Selain itu terdapat sejumlah pesawat-pesawat tempur yang mengebom jalan-jalan disana.

5. Israel bom 600 lokasi

Pihak Israel mengatakan bahwa mereka telah menyerang lebih dari 600 target dalam 24 jam terakhir, naik dari 450 target pada hari sebelumnya, dan menyatakan telah menewaskan puluhan militan.

Hamas juga melaporkan adanya pertempuran sengit di Gaza utara dan merilis foto-foto yang menampilkan puluhan tentara Israel yang terbunuh.

Sejak perang Gaza pecah, para petugas kesehatan Palestina menyebutkan bahwa lebih dari 120 warga Tepi Barat tewas dalam serangan tentara dan serangan pemukim.

Aksi membabi buta Israel di jalur Gaza yang dibantu oleh Amerika Serikat telah menyebabkan jatuhnya korban sipil yang tidak berdosa.

Dengan alasan melancarkan serangan balasan terhadap kelompok pejuang Palestina Hamas pada tanggal 7 Oktober terhadap Israel, dan diklaim telah menewaskan sedikitnya 1.400 orang, demikian klaim para pejabat Israel.(Fatimah Rizqi z)

Editor : Bahana.
#Israel #gaza #penyerangan