Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Serangan Israel terhadap Rumah Sakit Al-Ahli Arab Dikutuk Keras oleh WHO

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 18 Oktober 2023 | 22:14 WIB
Penyataan WHO bahwa terjadi penyerangan di Rumah Sakit Alh-Ahli Arab. (X /@WHO)
Penyataan WHO bahwa terjadi penyerangan di Rumah Sakit Alh-Ahli Arab. (X /@WHO)

Foto: Penyataan WHO bahwa terjadi penyerangan di Rumah Sakit Alh-Ahli Arab. (X /@WHO)
Sumber: AP News, who.int

RADAR JOGJA – Rumah sakit Al-Ahli Arab di Kota Gaza kembali mendapatkan serangan udara dari Israel, Selasa (17/10/2023).

Akibat ledakan yang dilakukan oleh Israel tersebut, sekitar 500-800 orang Palestina tewas, termasuk para pengungsi.

Tindakan yang dilakukan pihak Israel mendapatkan kecaman keras dari World Health Organization (WHO).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh WHO melalui website resminya mengenai serangan Israel terhadap rumah sakit Al-Ahli Arab di Gaza.

WHO mengutuk serangan itu dengan alasan bahwa rumah sakit tersebut masih beroperasi menampung banyak pasien, menyediakan layanan kesehatan dan perawatan, serta terdapat para pengungsi yang berlindung di sana.

Rumah sakit Al-Ahli Arab merupakan satu dari 20 rumah sakit yang ada di utara Jalur Gaza yang menerima perintah untuk evakuasi dari militer Israel.

Namun, perintah evakuasi tersebut tidak memungkinkan untuk dilakukan, melihat situasi saat ini yang tidak aman.

Ditambah pula kurangnya fasilitas, seperti ambulans, kapasitas tempat tidur, sistem kesehatan, serta tempat penampunyan alternatif bagi para pengungsi.

WHO memberikan pernyataan untuk memberikan perlindungan aktif segera terhadap layanan kesehatan dan warga sipil.

Perintah evakuasi terpaksa harus dibatalkan, hukum humaniter internasional, yang mencakup layanan kesehatan harus dilindungi secara aktif.

Baca Juga: Hore…. Kabupaten Gunungkidul Sudah Diguyur Hujan, Sleman dan Bantul Juga Berpotensi!

Selain itu, pelananan kesehatan juga tidak diperbolehkan sebagai target dan harus dipatuhi.

Ratusan warga Palestina yang mengungsi di rumah sakit Al-Ahli Arab dan rumah sakit lain yang ada di Kota Gaza berharap agar terhindar dari serangan pengeboman yang dilakukan setelah Israel memerintahkan seluruh penduduk untuk mengungsi ke selatan Jalur Gaza.

Dilansir dari AP News, direktur rumah sakit Al-Ahli Arab, Mohammed Abu Selmia menyampaikan bahwa ambulans dan mobil pribadi membawa korban ledakan sekitar 350 orang ke rumah sakit utama di Kota Gaza, al-Shifa, yang sudah penuh dengan banyaknya korban.

Ia juga memberikan peringatan bahwa bahan bakar yang digunakan untuk generator rumah sakit akan segera habis. (Zahra Lailya/Radar Jogja)

Baca Juga: Viral ! Seorang Bocah Naik ke Atap Rumah Gegara Berimajinasi Usai Nonton Kartun Ayam

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Israel #Palestina #kesehatan dan perawatan #konflik #rumah sakit Al Ahli Arab #WHO #perang #world health organization (who) #hukum humaniter internasional #serangan #serangan Israel terhadap rumah sakit Al Ahli Arab di Gaza