JOGJA - Ribuan barang bukti hasil operasi cipta kondisi jelang pemilu dimusnahkan di Halaman Balai Kota Jogja, Selasa (17/10). Beberapa barang bukti di antaranya adalah 2.763 unit knalpot brong, tiga ribu botol miras oplosan, dan ribuan butir pil Yarindo.
Secara simbolis isi dari ribuan botol miras oplosan itu dibuang. Knalpot brong dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan alat pemotong besi. Sementara pil Yarindo dihancurkan dengan menggunakan blender.
"Barang bukti merupakan hasil sitaan sejak Juli sampai sekarang," kata Kapolresta Jogja Kombes Pol Saiful Anwar saat ditemui di Balai Kota Jogja, Selasa (17/10).
Saiful menambahkan, ini merupakan bentuk keseriusan Polresta Jogja bersama Pemkot Jogja dalam mewujudkan kondisivitas menjelang, saat, hingga setelah pemilu 2024 berlangsung.
Pihaknya juga telah melakukan pemetaan kerawanan di seluruh wilayah Kota Jogja. Sebagai pendukung, sebanyak 14 posko keamanan juga telah disiapkan dan tersebar di seluruh wilayah Kota Jogja.
"Sejak awal munculnya potensi gejala sudah kita kondisikan, kita tangani sampai dengan ke akarnya," katanya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menuturkan, pemusnahan barang bukti hasil operasi cipta kondisi ini dapat menciptakan kondusivitas jelang pemilu 2024.
"Knalpot brong itu menjadi pemicu panasnya suasana," kata Singgih.
Pemkot Jogja, lanjutnya, siap bekerja sama baik dengan TNI ataupun Polri untik mendukung keamanan pemilu.
"Ini merupakan satu bukti keseriusan kita, seluruh stake holder Forkopimda Kota Jogja mempersiapkan itu (pemilu 2024)," ujar Singgih. (isa)
Editor : Amin Surachmad