Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Minta Keadilan, Tujuh Mantan Karyawan Gugat BioWare Untuk Dapat Pesangon

Bahana. • Selasa, 10 Oktober 2023 | 18:18 WIB

 

Photo
Photo

RADAR JOGJA – BioWare adalah pengembang permainan video asal Canada yang bermarkas di Edmonton, Alberta, Canada.

BioWare didirikan pada Februari 1995 oleh Ray Muzyka, Greg Zeschuk, dan Augustine Yip.

Dilansir dari gamedaim, tujuh mantan karyawan menuntut BioWare untuk mendapatkan pesangon yang lebih baik, setelah adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi pada Agustus 2023.

Hasil siaran pers yang didapatkan Ethan Gach, sekelompok mantan karyawan telah mengajukan Statement of Claim ke Court of Kings’s Bench Alberta.

Mereka meminta pesangon yang adil dan ganti rugi sebagai perlakuan yang tidak masuk akal dari BioWare.

Karyawan ini telah dipecat tanpa alasan dan bahwa kasus – kasus yang sama di Court of King’s Bench Alberta, mantan karyawan telah diberikan uang pesangon satu bulan per tahun masa kerjanya, termasuk tunjangan.

Karyawan yang di PHK hanya mendapat jumlah yang jauh lebih kecil dari jumlah seharusnya, walaupun ada upaya untuk bernegosiasi dengan BioWare.

Dalam mengajukan gugatan, karyawan menolak pesangon yang ditawarkan BioWare.

“Mengingat banyaknya PHK di industri baru – baru ini dan fakta bahwa NDA BioWare mencegah kami untuk menampilkan karya terbaru kami di Daragon Age: Dreadwolf dalam portofolio. Kami sangat prihatin dengan kesulitan yang dihadapi banyak orang dalam mencari pekerjaan saat musim liburan semakin dekat,” ungkap mantan karyawan BioWare.

Seorang pengacara bernama R. Alex Kennedy, mewakili para mantan karyawan mengatakan bahwa BioWare mungkin telah memasukkan ketentuan – ketentuan ilegal mengenai PHK dalam kontrak perusahaan. (Juliana Belence/ RADAR JOGJA)

Editor : Bahana.
#tuntut #radar jogja #karyawan #BioWare