RADAR JOGJA - Tanah air diguncang oleh kabar kontroversial ketika fotografer Indonesia, Ariani Dikye, yang baru-baru ini memenangkan prestisius CEWE Photo Award 2023 di Eropa dengan karyanya yang spektakuler "Warung Kopi," dituduh menggunakan kecerdasan buatan.
Namun, kebenaran di balik kontroversi ini membuka mata banyak orang.
Karya Ariani Dikye ini menggambarkan keindahan momen kebersamaan di sebuah warung kopi di Bogor.
Juri kompetisi, Lois Lammerhuber, sangat terkesan dengan kemampuannya untuk menangkap kebahagiaan dalam sebuah komunitas.
Namun, beberapa netizen mempertanyakan apakah foto ini benar-benar hasil karya manusia atau buatan AI.
Mereka menunjukkan perbedaan dalam pakaian dan suasana warung kopi di Indonesia. Tapi, semua tuduhan ini akhirnya dibantah.
Dalam investigasi lebih lanjut, fotografer Indonesia lainnya juga membenarkan bahwa karyanya terinspirasi oleh warung kopi di Bogor.
Bahkan, Ketik Fit membuktikan bahwa "Warung Kopi" adalah hasil karya murni Ariani Dikye dengan membagikan dua puluh empat foto yang menggambarkan proses pengambilan gambar.
Kini, kontroversi tersebut memudar, dan Ariani Dikye tetap menjaga kebanggaannya sebagai pemenang tidak hanya dalam satu kategori, tetapi juga sebagai juara umum di kompetisi tersebut.
Karya seninya yang memukau membuktikan bahwa kecerdasan buatan mungkin kuat, tetapi kekuatan kreativitas manusia tetap tak tertandingi. (Cici Jusnia/RADAR JOGJA)
Editor : Bahana.