RADAR JOGJA – Pelatih kepala PSS Sleman Marian Mihail sudah mengevaluasi kekalahan dari Arema FC. Di antaranya karena start yang buruk. Melawan Dewa United pada Jumat (6/10), kesalahan yang sama akan diantisipasi.
Mihail mengaku telah mengevaluasi para pemainnya usai menderita kekalahan dari Arema FC. Baginya tim Laskar Sembada saat itu memulai pertandingan dengan permainan yang buruk."Di babak kedua kami melakukan pergantian tiga pemain dan bisa bermain lebih bagus,” katanya Rabu (4/10). “Di babak kedua itu kami juga bisa mencetak gol serta mendapatkan beberapa peluang emas melalui Riki Dwi. Namun sayang dia tidak bisa mencetak gol sama sekali.”
Mihail pun sudah memastikan para pemainnya untuk segera melupakan kekalahan kemarin dan segera bersiap untuk menatap pertandingan kontra Dewa United Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (6/10). "Saya berharap para pemain PSS kembali menunjukan ambisi tinggi untuk meraih kemenangan dari Dewa," tegasnya.
Penyerang sayap PSS Sleman, Esteban Vizcarra mengungkapkan Dewa United adalah tim yang kuat. "Kami semua kan sudah tahu bagaimana performa mereka di awal musim. Mereka bermain dengan kompak dan bagus," jelasnya.
Vizcarra juga mengaku saat ini dia sudah dalam kondisi yang bagus dan siap membantu Tim PSS Sleman untuk meraih kemenangan dari Dewa Untied FC. "Waktu melawan Arema FC, memang saya hanya bermain sebentar di menit akhir karena masih merasa nyeri," bebernya.
PSS Sleman dijadwalkan akan berangkat ke Tangerang Rabu (4/10) melalui perjalanan udara. PSS membawa total 21 pemain ke Tangerang dan siap meraih poin penuh. Jeda waktu yang pendek ini harus menyiapkan kondisi terbaik para Penggawa Super Elja. "Menurut sudut pandang saya, tidak ada masalah dengan para pemain baik secara fisik maupun mental. Mereka dalam kondisi baik dan mereka siap menunjukan performa terbaiknya," ujarnya. (ayu/pra)
Editor : Satria Pradika