MAGELANG - Para relawan bergotong royong membersihkan trotoar di sepanjang Jalan Pemuda (Pecinan) Kota Magelang, Selasa (2/10).
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) itu bertujuan agar trotoar bersih setelah pagelaran dua event besar di kawasan tersebut beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Pengelolaan dan Penanganan Persampah DLH Kota Magelang Widodo menjelaskan, pembersihan lantai trotoar dilakukan pascakegiatan Magelang Ethno Carnival (MEC) dan kirab ruwat bumi (Jut Bio) belum lama ini. Sekaligus dikaitkan dengan World Cleanup Day (WCD) 2023.
Dia menyebut, produksi sampah selama gelaran MEC ini mencapai dua truk dan satu mobil pikap. Sedangkan saat Jut Bio, produksi sampahnya mencapai satu truk dan satu pikap.
“Kita ingin agar trotoar bersih lagi, lantainya cukup gelap karena diinjak-injak beribu-ribu orang,” jelas Widodo di sela kegiatan.
Widodo menambahkan, fokus pembersihan untuk sementara di sepanjang Pecinan dari TITD Liong Hok Bio menuju Pasar Rejowinangun.
Para relawan menyikat lantai dengan sabun, diguyur air sampai bersih, dan kering sehingga tidak licin. Mereka juga dibantu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Magelang.
Sementara itu, Kepala DLH Kota Magelang Machmud Yunus menambahkan, para peserta yang terlibat berjumlah sekitar 200 orang.
Yang berasal dari unsur TNI, Polri, garda relawan, PPKM, Kelurahan Kemirirejo, Kelurahan Panjang, Kelurahan Rejowinangun Selatan, Rejowinangun Utara, Satpol PP, damkar, DLH, serta pengurus pengelola sampah dan Bank sampah nusantara (Perbanusa).
Mereka, kata dia, bergotong-royong untuk membuat trotoar Kota Magelang semakin bersih. “Tujuan pembersihan keramik (trotoar) Pecinan setelah dua event besar MEC dan kirab ruwat bumi,” jelas Yunus. (aya)
Editor : Amin Surachmad