Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penelitian NASA Ungkap Ancaman Penurunan Permukaan Tanah di New York City

Bahana. • Jumat, 29 September 2023 | 21:17 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA - Peneliti dari NASA's Jet Propulsion Laboratory di California Selatan dan Universitas Rutgers di New Jersey menggunakan teknologi pemantauan jarak jauh telah mengungkapkan potensi bahaya terhadap New York City akibat peningkatan gas rumah kaca di atmosfer yang menyebabkan perubahan iklim dan kenaikan permukaan laut.

Studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Science Advances menjelaskan bahwa selain akibat perubahan iklim, pergerakan vertikal tanah juga akan memperparah situasi ini.

Penelitian ini melibatkan pemantauan pergerakan naik turun tanah di New York City antara tahun 2016 hingga 2023.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergerakan tanah ini, yang dikenal sebagai "uplift and subsidence," tidak hanya disebabkan oleh faktor alamiah seperti penurunan permukaan bumi di akhir zaman es.

Aktivitas manusia, seperti pembangunan lahan isi ulang dan reklamasi, juga turut berkontribusi pada penurunan permukaan tanah.

Hasil penelitian NASA mengungkapkan bahwa kota metropolitan New York City mengalami penurunan rata-rata tahunan sekitar 0,06 inci (1,6 milimeter), yang hampir setara dengan pertumbuhan bulanan kuku jari manusia.

Beberapa area mengalami penurunan lebih cepat, seperti Arthur Ashe Stadium, stadion tenis terbesar di dunia, yang tenggelam dengan laju sekitar 0,18 inci (4,6 milimeter) per tahun.

Meskipun tampak kecil, penurunan ini akan bertambah signifikan seiring dengan memburuknya perubahan iklim. (Cici Jusnia)

Editor : Bahana.
#manusia #radar jogja #new york #penelitian #jurnal #nasa #tanah