RADAR JOGJA - Berburu barang yang disenangi memang bisa memicu semangat. Apalagi jika barang tersebut nampak elok dipandang, model terbatas, dan harganya ramah di kantong. Tidak ramah di kantong pun dirasa tak masalah, asal memiliki ketertarikan pada barang itu. Sudah pasti jadi incaran para pehobi.
Seperti halnya Alim Sukrisna, 37, warga Boton Kopen, Kota Magelang. Dia memiliki ribuan koleksi mobil mainan yang dibuat melalui proses melelehkan logam dengan berbagai model.
Selain menjadi mainan anak-anak, orang dewasa kerap membelinya untuk sekadar menjadi koleksi atau pajangan di rumah. Para pehobi mobil diecast ini bahkan kerap merogoh kocek yang tidak sedikit demi bisa membeli barang incarannya.
Krisna, sapaan akrabnya bercerita, mulai mengoleksi aneka mobil diecast sejak 2017. "Saya koleksi mainan itu berawal dari istri yang punya etalase kosong. Yang sebenarnya untuk tempat sepatu. Lalu, dikasih mainan anak. Terus istri bilang, 'mbok dipenuhi mainan aja' gitu," ujarnya saat ditemui Jumat (25/8).
Dari situlah, dia mulai membeli beberapa mainan mobil-mobilan di sebuah pusat perbelanjaan. Saat itu, dia memang belum paham betul barang kolektor seperti apa. Jadi, Krisna hanya sekadar membelinya. Mobil mainan yang pertama dibeli adalah merek Hot Wheels dengan harga Rp 29.900.
Lantaran semakin tertarik dengan mobil mainan, dia mulai mencari tahu beberapa komunitas yang mengoleksi mainan. "Saat itu, saya beli mobil mainan merek Hot Wheels malah diketawain. Kayak gitu buat apa," jelas bapak satu anak ini.
Namun, dia tak ambil pusing komentar orang lain terhadap hobi barunya tersebut. Asal dia senang, tidak masalah. Setelah membeli beberapa mobil mainan, ia mulai tertarik untuk membeli robot mainan. Belinya, kata dia, lewat online dari Semarang. Harga satu set berisi enam robot sekitar Rp 4,5 juta.
Lambat laun, dia mulai mempelajari soal mobil diecast. Ketemulah dengan beberapa pedagang yang menyarankan dia untuk membeli merek Jada dengan skala 24. Setelah tahu, ia mulai mengoleksinya. Bahkan, dia sempat mengikuti kontes custom diecast.
Saat pandemi melanda, Krisna iseng melihat beberapa komunitas Hot Wheels. Bahkan, jumlahnya puluhan ribu. Harga yang ditawarkan pun bermacam-macam. Mulai dari puluhan ribu hingga ratusan juta. Ia semakin tertarik untuk mengoleksi Hot Wheels.
Dia menyebut, mobil diecast yang paling mahal sekitar Rp 7,5 juta. Paling banyak adalah Hot Wheels, lebih dari 1.000 buah. Bahkan, dia juga memiliki koleksi mobil diecast seharga Rp 1,25 juta sebanyak 60 item. "Paketan (mobil diecast) hampir setiap hari datang. Istri ya nggak gimana-gimana. Kalau mendukung sih enggak, kadang juga ngelarang," kelakarnya.
Selain memiliki ratusan koleksi mobil diecast, dia juga tertarik mengoleksi action figure dan robot-robotan. Dari skala kecil sampai besar. Jika dijumlah, totalnya kurang lebih Rp 200 juta dengan item sejumlah lebih dari 2.000 buah.
Bahkan, galeri yang saat ini dimiliki, belum mampu menampung seluruh koleksi mobil diecast, action figure, dan robot miliknya. Beberapa di antaranya masih terbungkus rapi di dalam kardus. Rencananya, dia bakal memilah koleksinya agar bisa dipajang.
Perawatannya cenderung mudah. Untuk koleksi mobil diecast yang mahal, sudah dilengkapi dengan protektor. "Kalau yang sudah dibuka, ya sering-sering dilap. Kalau yang di lemari kaca, kan aman," kata Krisna.
Dia menyebut, meski sudah memiliki koleksi ribuan mobil diecast, Krisna masih terus ingin membelinya. "Mungkin sampai tua akan jadi bisnis. Saya ingin di masa tuanya, bisa cari uang dengan hobi. Sementara belum (mau dijual, Red), soalnya masih ada usaha lain," tandasnya. (aya/eno)