Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gelombang Protes Rocky Gerung di Solo, Gibran : Ora Piye-piye, Wes Rasah Dibahas Meneh

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 11 Agustus 2023 | 02:33 WIB
Rocky Gerung dan Gibran Rakabuming Raka foto bareng. (Tangkapan layar twitter
Rocky Gerung dan Gibran Rakabuming Raka foto bareng. (Tangkapan layar twitter

 

RADAR JOGJA - Ungkapan Rocky Gerung 'bajingan tolol'yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditanggapi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. Dilansir dari Radarsolo Wali Kota Surakarta itu mengaku berkawan baik dengan Rocky Gerung. Gibran mengatakan, Rocky sudah meminta maaf ke publik. Meski belum sempat melakukan komunikasi langsung baik Rocky Gerung kepadanya maupun sebaliknya, Namun terhadap pernyataan Rocky Gerung itu, kata Gibran dari pihak keluarga tidak mempermasalahkan.

"Rocky sempat minta maaf secara publik? Yawes-yawes. Sempat komunikasi (dengan Rocky Gerung)? Nggak. Dari pihak keluarga seperti apa? Ora piye-piye, Wes rasah dibahas meneh. Sempat bilang jika teman dekat? Kami sangat dekat, walau baru sekali ketemu," beber putra sulung Jokowi itu.

Pernyataan Rocky yang dianggap menghina Jokowi menuai gelombang protes di berbagai daerah. Di Solo misalnya, aksi protes membela Jokowi dilakukan di Bundaran Gladag dan Jembatan Pasar Gede, Rabu (9/8/2023).

"Kami di sini berbicara tentang etika dan adab yang tidak ditunjukkan Rocky Gerung. Siapapun boleh menyampaikan kritikan dan evaluasi, tapi jangan merubah itu jadi cacian, makian, hinaan. Apalagi pelecehan marwah," ucap koordinator aksi Narimo di sela aksi protes, mewakili belasan orang yang menamakan sebagai Kelompok Peduli Etika dan Adab (Pelita).


Aksi tersebut juga pembentangan spanduk "Tonggone Jokowi Ora Trimo, Rocky Gerung Ojo Kumalungkung". Yang artinya, tetangga Jokowi tidak terima Rocky Gerung jangan sombong. Mereka memprotes umpatan yang dilontarkan oleh pengamat politik dan filsafat Rocky Gerung tersebut.

Mereka meminta Rocky Gerung bisa menahan perilakunya dan tidak melakukan aksi negatif, terlebih menghina pimpinan negara itu.

"Kami pilih aksi daripada melakukan pelaporan agar tidak membuat gaduh. Kami cuma menyampaikan bahwa etika dan adab perlu dikedepankan dalam penyampaian kritik dan evaluasi," ujar Narimo.(mel)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#gelombang protes #Presiden Joko Widodo (Jokowi). #Solo #bajingan tolol #rocky gerung #Gibran Rakabuiming Raka