Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hati-Hati, Sluur!! Suka Begadang Sebabkan Imun Menurun

Meitika Candra Lantiva • Senin, 24 Juli 2023 | 23:43 WIB
NOBAR: Nonton bareng menjadi aktivitas yang diminati untuk melepas penat. Namun tak jarang nobar dilakukan begadang di malam hari. (MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
NOBAR: Nonton bareng menjadi aktivitas yang diminati untuk melepas penat. Namun tak jarang nobar dilakukan begadang di malam hari. (MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)

 

RADAR JOGJA - Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya. Begadang boleh saja, kalau ada artinya.

Sepenggal lirik lagu ciptaan Rhoma Irama itu mengingatkan amat disayangkannya tubuh begadang kalau tidak ada kegiatan penting. 


Namun perlu disadari, dari sisi kesehatan. Rutinitas begadang, dapat berisiko menurunkan imunitas tubuh. Tubuh menjadi rentan terhadap penyakit. Di sisi lain, kualitas bangun pagi juga akan terganggu. Waktu bangun pagi menjadi kurang optimal. 


Lalu bagaimana waktu terbaik untuk tidur malam?  Naturophaty dr R Cahyono dikutip dari  kanal Youtube An Nabawi TV mengatakan, waktu terbaik tidur malam kurang dari pukul 23.00. Sebab, pada jam tersebut, tubuh akan memulai detoksifikasi. Tubuh secara alami akan menetralisir racun pada organ dalam. Dengan begitu tidur menjadi lebih berkualitas.  


"Pukul 23.00-01.00 dini hari, disaat tidur pulas, tubuh kita akan melakukan detoksifikasi, tubuh akan melakukan bersih-bersih. Terutama organ liver," ungkap dr Cahyono pada kanal tersebut.


Lanjut dia, tubuh akan melakukan bersih-bersih dari radikal bebas dengan cara tidur pulas. Padahal jika tidur lebih dari jam tersebut, maka tubuh tidak dapat mencapai tidur pulas atau tidur berkualitas.


"Artinya, jika tidurnya di atas pukul 23.00, maka tubuh kita tidak punya kemampuan untuk melakukan detoksifikasi. Karena syaratnya harus tidur pulas," jelasnya.


Disampaikan, pada pukul 23.00 ke atas,  tubuh melakukan perbaikan terhadap sel-sel organ yang rusak atau disebut sebagai regenerasi sel. Jika seseorang kehilangan waktu tersebut, maka sangat rentan terkena penyakit karena imun menurun.


Berdasarkan data yang dihimpun Radar Jogja dari berbagai sumber, begadang juga berpengaruh pada kualitas bangun tidur. Orang yang suka begadang biasanya kesulitan bangun pagi.


Aktivitas yang seharusnya bisa dimulai sejak pagi, menjadi terbengkalai. Dengan begitu, seseorang akan kehilangan waktu dan rugi karena tidak bisa memulai aktivitas lebih awal. Sebagaimana semboyan waktu adalah uang. (mel)

Editor : Amin Surachmad
#begadang #bangun pagi #imun