JOGJA - Sebagai upaya menjaga standar kualitas dalam industri utamanya kendaraan listrik, keberadaan lembaga sertifikasi memiliki peranan penting. Terlebih menyangkut keselamatan dalam berkendara, kualitas menjadi prioritas utama.
Vice President Head of Division Product Testing Rista A. Dianameci mengatakan, melihat itu PT TUV Nord Indonesia mendorong peran lembaga sertifikasi dan pengujian dalam rangka terwujudnya kendaraan listrik yang aman dan nyaman.
"Lembaga sertifikasi memiliki peran cukup penting, terutama untuk penerapan standar dan dilihat oleh pihak ketiga. Artinya, mereka melakukan akses ke proses produksi. Sehingga kesesuaian pabrik dengan standar ditentukan dari sertifikat SNI berdasarkan hasil audit dan hasil uji," katanya kemarin (17/7).
Rista menjelaskan, lembaga sertifikasi dan pengujian memegang peranan penting, salah satunya untuk membuktikan bahwa standar tersebut sudah sesuai dengan yang diterapkan atau sesuai ketentuan yang ada.
"Adapun untuk pengujiannya dilakukan oleh laboratorium uji yang sudah di akreditasi jadi nanti sertifikat SNI," ujarnya.
Sehingga ada kesesuaian dari pabrik dengan standar itu dibuktikan berdasarkan hasil audit dan juga hasil uji. Meski begitu apabila dilihat dari kondisi yang ada di lapangan masih perlu percepatan. Apalagi tahapan itu tidak bisa sendiri-sendiri sehingga dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.
"Terus terang untuk melakukan percepatan tidak mudah dan membutuhkan proses. Meski begitu dengan adanya kolaborasi dan komitmen bersama, kami optimis target yang sudah ditentukan bisa tercapai," jelasnya. (wia)
Editor : Amin Surachmad