Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ada Wabah Antraks, Harga Daging Sapi Stabil

Gunawan RaJa • Senin, 17 Juli 2023 | 22:10 WIB
Ilustrasi daging hewan kurban Idul Adha 1444 Hijriah.
Ilustrasi daging hewan kurban Idul Adha 1444 Hijriah.

 

RADAR JOGJA - Kasus antraks yang terjadi pada hewan ternak sapi tidak berpengaruh signifikan terhadap harga daging di pasaran. Sejak antraks mewabah, harga daging sapi memang sempat turun. Namun belakangan relatif stabil yakni Rp 130 ribu per kilogram (kg).

Penjual daging di Pasar Wonosari Tariyah mengatakan, awal Juli harga daging sapi sempat mengalami penurunan dari Rp 130 ribu menjadi Rp 128 ribu per kg. Untuk stok masih aman dan tidak ada masalah. "Sekarang harga daging sapi super Rp 130 per kg," kata Tariyah saat dihubungi Minggu (16/7/23).

Menurutnya, penyebaran penyakit antraks tidak berpengaruh signifikan terhadap harga jual daging di pasaran. Dia menduga, perayaan Hari Raya Idul Adha beberapa waktu lalu turut mempengaruhi daya beli masyarakat. "Sebagian besar masyarakat mengonsumsi daging, bahkan ada yang disimpan sampai sekarang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Distribusi, Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul Retno Utami mengaku, penurunan harga hanya terjadi selama dua hari. Yakni pada 7-8 Juli. Namun seterusnya sampai dengan minggu kedua bulan ini harga daging stabil. "Kami melakukan pencatatan secara berkala perkembangan harga," kata Retno.

Terpisah, Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto mengatakan, sampai dengan sekarang petugas fokus pada upaya penanganan dan antisipasi meluasnya penyebaran penyakit antraks. "Agar potensi penularan dapat dicegah, pemkab membuat kebijakan lokalisasi hewan ternak dari zona merah," kata Heri.

Kemudian lalu lintas hewan ternak dari dan menuju Padukuhan Jati dihentikan untuk sementara waktu. Namun di luar zona merah, pihaknya memastikan masih bisa keluar masuk. 

"Petugas optimal melakukan penanggulangan penyakit antraks. Masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan. Laporkan jika hewan ternak sakit atau mati kepada petugas," pesannya. (gun/eno)

Editor : Satria Pradika
#pasar wonosari #Gunungkidul #Disdag #daging #antraks