Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kumpulkan Paguyuban Suku dan Etnis, Jaga Kekondusifan

Wulan Yanuarwati • Sabtu, 15 Juli 2023 | 20:10 WIB
Sarasehan lintas suku, etnis dan ras yang digagas Kesbangpol Kota Jogja.
Sarasehan lintas suku, etnis dan ras yang digagas Kesbangpol Kota Jogja.

RADAR JOGJA - Sebanyak 50 perwakilan berbagai etnis di Jogja yang tergabung dalam Paguyuban Suku, Etnis dan Ras dikumpulkan dalam acara sarasehan. Tujuannya meningkatkan kekondusifan Jogja. Terutama pada pelaksanaan Pemilu 2024 agar berlangsung damai.


Analis Kebijakan Ahli Muda Kelompok Substansi Kewaspadaan Dini Dan Penanganan Konflik Bankesbangpol Kota Jogja Nyke Lestari mengatakan, masyarakat Jogja sangat heterogen. Kondisi ini tidak menutup kemungkinan bisa menimbulkan keadaan yang tidak kondusif.  “Setelah acara ini, kami dapat menghasilkan dan mengumpulkan saran-saran masukan kritik dari semua paguyuban yang ada di Kota Jogja," jelasnya. 


Sementara itu, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Jogja, P Wahyu Susanto mengatakan sarasehan lintas etnis baru pertama kali digelar. Kegiatan menghadirkan perwakilan dari beberapa suku, etnis dan ras yang tinggal di Kota Jogja.  “Untuk acara ini, pesertanya ada 50 orang, ini dari etnis khususnya dari Papua, Maluku, Bali, Batak, DKI Jakarta, suku Jawa, Madura. Kemudian ada dari ras Arab juga salah satunya,” jelasnya.


Salah satu materi yang disampaikan ialah terkait budaya yang berkembang di Kota Jogja. Tujuannya agar berbagai kelompok etnis, suku dan ras yang tinggal di Kota Jogja bisa lebih mengenal tradisi dan budaya Jogja. Sehingga lebih memahami dan menjaga kondusifitas. “Biasanya kalau lintas etnis atau suku belum pernah dipertemukan bersama itu ada persaingan yang agak kurang sehat, harapannya dengan kami kumpulkan mereka saling berinteraksi," jelasnya.


Dengan begitu, diharapkan mereka bisa saling menyampaikan pendapat masing-masing. Kemudian terjalin interaksi yang lebih intens dalam kegiatan sehari-harinya. "Sehingga situasi Kota Jogja itu betul-betul menjadi kota yang nyaman dan aman untuk semua kegiatan,” jelasnya. (lan/bah)

Editor : Satria Pradika
#Paguyuban #pemilu 2024 #FPK