JOGJA - Dua seniman Bali akan menggelar pameran di Liberates Studio (LIBSTUD), Ngemplak Sleman, pada 15-17 Juli 2023. Mengambil tajuk 'Matjan ke Seberang', dua perupa Bali yakni Ardee dan Sumarjaya Gede, berupaya mengangkat sisi lain Bali.
Inisiator Matjan, I Dewa Nyoman Ketha Sudhiatmika mengatakan Mata Matjan yang tajam mengajak masyarakat melihat Bali melalui perspektif yang berbeda.
"Perspektif yang tidak akan kita dapatkan dari brosur-brosur dan konten media sosial yang mengagungkan Bali sebagai destinasi pariwisata impian," ujarnya, Jumat (7/7/2023).
Dua perupa ini berusaha memvisualkan retaknya imaji ke-Bali-an yang selama ini dianggap utuh dan ajeg tanpa persoalan. Karya-karya mereka juga akan menghadirkan keseharian yang lebih memanusiakan Bali, dan persoalan-persoalan yang jarang terungkap.
"Persoalan alih fungsi lahan menjadi properti komersial nan cantik, persoalan banjir yang menjadi salah satu konsekuensi dari alih fungsi lahan, persoalan sampah yang dihasilkan dari turisme massal, dan gesekan-gesekan lain antar manusia, atau antara manusia dengan alam," paparnya.
Meski kritis, namun karya-karya bukan sebuah upaya menjatuhkan Bali sebagai sebuah
destinasi wisata populer. Namun justru sebagai peningat Bali perlu dirawat dan diberi perhatian.
"Maka memanusiakan Bali adalah tujuan yang dirasa lebih tepat," imbuhnya.
Selain Kota Jogja, mereka juga akan menyambangi Jakarta dan Malang. Dengan kegiatan lain seperti ajakan untuk mengolah sampah plastik dengan cara yang kreatif melalui workshop.
Workshop fokus pada pengolahan limbah plastik menjadi cendera mata atau aksesoris
berupa patch (emblem) dan dompet.
Selama 3 hari rangkaian pameran akan ada donasi yang bisa diisi seikhlasnya sebagai akses menyaksikan pameran dan juga mengikuti workshop. (lan)