Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ganjar Cek Dampak Gempa Bantul di Wonogiri, Pastikan Dana Pemprov Jateng Siap untuk Penanganan

Amin Surachmad • Selasa, 4 Juli 2023 | 16:35 WIB
PASTI: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo cek rumah Katimin di Dusun Karakan RT 02 RW 07 Desa Dlepih, Tirtomoyo, Wonogiri, yang roboh akibat gempa Bantul, Senin (3/7/2023). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
PASTI: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo cek rumah Katimin di Dusun Karakan RT 02 RW 07 Desa Dlepih, Tirtomoyo, Wonogiri, yang roboh akibat gempa Bantul, Senin (3/7/2023). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

 

WONOGIRI - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo serius menangani dampak Gempa Bantul yang terjadi 30 Juni 2023 lalu. Ganjar langsung turun meninjau sejumlah titik terdampak gempa di Kabupaten Wonogiri, Senin (3/7/2023). 

Ganjar memberikan atensi khusus. Terutama, terhadap bangunan sekolah yang terdampak gempa.

Ganjar memastikan, Pemprov Jateng siap melakukan penanganan dampak gempa. Anggaran siap dimanfaatkan.

Lokasi pertama yang dikunjungi Ganjar adalah SMKN 1 Pracimantoro. Lalu, geser ke Desa Ngargoharjo, Kecamatan Giritontro. Selanjutnya, menuju SMPN 1 Giriwoyo. Terakhir, ke Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo.

Di Desa Dlepih, Ganjar mengecek rumah Katimin, 83, warga Dusun Karakan RT 02 RW 07 yang dapur rumahnya roboh digoyang gempa Bantul, Jumat (30/6) malam. Saat ini, dapur mulai dibangun melibatkan warga dan unsur TNI.

 

"Ini sudah dikerjakan, materialnya sudah tersedia. Kebetulan tuan rumahnya pembuat bata. Pak Dandim dan Pak Danramil juga langsung turun. Timnya membantu perbaikan rumah ini,” papar Ganjar. 

Menurut Ganjar, tugas berat masih menanti, yakni renovasi dampak gempa di SMKN 1 Pracimantoro dan SMPN 1 Giriwoyo. "Untuk yang sekolah, sudah kami minta audit konstruksinya. Dengan begitu, bisa segera mengetahui mana yang direnovasi atau diperbaiki. Atau barang kali harus dirobohkan karena berbahaya. Nanti teman-teman akan melakukan assessment,” bebernya. (al/wa) 

Editor : Amin Surachmad
#gempa #ganjar