Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polresta Magelang Beri Piagam Penghargaan, Dua Siswi SMP Berani Kejar dan Tarik Tas Pengambil Ponsel

Naila Nihayah • Senin, 3 Juli 2023 | 15:25 WIB

TERIMA KASIH: Dua pelajar SMP di Kecamatan Ngluwar mendapat piagam penghargaan dari Kapolresta Magelang karena ikut membantu polisi dalam mencegah aksi kejahatan.
TERIMA KASIH: Dua pelajar SMP di Kecamatan Ngluwar mendapat piagam penghargaan dari Kapolresta Magelang karena ikut membantu polisi dalam mencegah aksi kejahatan.
 

 

RADAR JOGJA - Tugas menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya polisi. Warga pun memiliki kewajiban yang sama. Termasuk parab pelajar. Buktinya dua pelajar usia SMP di Kota Magelang yang turut menggagalkan aksi kejahatan. Aksi mereka pun diganjar penghargaan.

NAILA NIHAYAH, MUNGKID


Dua pelajar SMP bernama Weni Yuli Rahmawati, 13 dan Dwi Fitkaningsih, 13 ini mendapat penghargaan dari Kapolresta Magelang usai menggagalkan aksi kejahatan pada Sabtu (18/3/23) lalu. Mereka pun tampak senang dan tidak menyangka. Lantaran tindakan mereka bisa mengantarkan keduanya mengantongi piagam penghargaan.

Weni mengaku senang karena mendapat kebaikan dari Kapolresta Magelang. Dia berharap, tindakannya bersama Dwi bisa menginspirasi dan memotivasi orang lain untuk terus berbuat baik. "Kami sangat senang dapat penghargaan ini," ujarnya usai mendapat penghargaan, Jumat (30/6/23).

Kapolsek Ngluwar Iptu Hony Zulkirom menjelaskan, tindak kejahatan itu terjadi pada Sabtu (18/3/23) lalu sekitar pukul 12.45. Saat itu, Weni yang menjadi korban, hendak membeli bakso di warung yang berada di Dusun Beteng, Desa Bligo, Ngluwar.

Tiba-tiba, ada dua orang laki-laki dan perempuan berboncengan mendekat ke arahnya. Weni yang meletakkan ponselnya di dashboard motor, lantas diambil oleh kedua pelaku dan pergi. Mendapati ada tindak kejahatan di depannya, Dwi kemudian mengejar mereka, disusul dengan Weni yang ikut berlari mengejar. Dwi berhasil menarik tas milik pelaku perempuan.

Akibat tarikannya, tali tas tersebut putus dan berhasil direbut oleh Dwi. Merasa aksinya gagal, pelaku perempuan pun membanting ponsel milik Weni dan melarikan diri. "Selanjutnya dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian dan pelaku dapat diamankan," ungkapnya.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono menyebut, selain memberikan penghargaan kepada dua pelajar itu, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada personel kepolisian yang berprestasi. Dia berharap, penghargaan yang diberikan bisa dipertahankan dengan baik.

Pemberian penghargaan ini, kata dia, sebagai bentuk informasi bahwa reward dan punishment terus berjalan. Personel kepolisian yang melanggar aturan, akan diberikan hukuman. Sedangkan personel yang berprestasi, tentu mendapat penghargaan. "Semoga penghargaan ini bisa menginspirasi dan menjadi contoh bagi rekan yang lain untuk terus berbuat baik," terangnya.

Pada kesempatan yang sama, sebanyak 31 personel Polresta Magelang naik pangkat periode 1 Juli 2023. Untuk mencapai titik tersebut, setiap personel membutuhkan proses yang tidak mudah. Khususnya tidak diperbolehkan melakukan pelanggaran tertentu.

Dia menyebut, kenaikan pangkat merupakan hak setiap personel. "Rekan-rekan semua berhak naik pangkat di level apapun. Termasuk PNS Polri juga. Namun demikian, semua itu melalui proses yang tidak mudah," bebernya.

Selain itu, dia meminta agar terus memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati dan maksimal. Dia berpesan, agar pangkat yang diperoleh, dapat dipertahankan. Lebih-lebih bisa naik lagi.

Ruruh juga meminta agar personel meniru contoh anggota lain yang memiliki pangkat tinggi dan berprestasi. "Mudah-mudahan ke depan bisa sukses terus, berjenjang sampai level tertinggi yang diharapkan. Ikuti aturan dan tunjukkan kinerja yang maksimal," tegasnya. (pra)

Editor : Satria Pradika
#Magelang #ketertiban #Piagam #kejahatan #Mungkid #siswi