Kepala Seksi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, penangkapan terhadap RP dan AD itu dilakukan pada Minggu (25/6) sekitar pukul 01.00. Penangkapan bermula ketika anggota Pokdar Kambtibmas Bantul Angga Dwi melihat rombongan lima buah motor melintas secara ugal-ugalan di depan Pasar Burung Singosaren, Banguntapan.
Sambung Jeffry, anggota pokdar yang saat itu tengah berjaga di lokasi pun langsung melakukan pengejaran. Namun, saat sampai di Simpang Empat Blok O, rombongan pemotor tersebut pecah. Sebagian ada yang kabur ke arah timur, barat, serta ada pula rombongan yang menuju ke arah Jembatan Janti.
Baca Juga: Wajib Ramah Lingkungan, DLH Bantul Awasi Penggunaan Kemasan Daging Kurban
"Saksi melakukan pengejaran terduga pelaku yang mengarah ke arah jembatan Janti dan berhasil menghentikan terduga pelaku di bawah jembatan dekat dengan rel kereta api," ujar Jeffry dalam keterangannya, Minggu (25/6).
Dalam penangkapan itu, anggota Pokdar Kambtibmas Bantul lalu melakukan penggeledahan dan menemukan satu buah celurit yang dibawa oleh kedua pelaku. Dua orang remaja itu lalu dibawa ke Polsek Banguntapan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas kepolisian.
Jeffry menyatakan, kedua remaja pembawa senjata tajam itu kini telah ditangani oleh jajaran Polres Bantul. Dari penyelidikan sementara petugas mengetahui bahwa kedua remaja tersebut merupakan anggota geng sekolah bernama ZTROEX (ZTM Utara Ratoe Boxo).
Baca Juga: Pemilih Disabilitas di Bantul Capai 6.861 Orang, Bawaslu Sleman Temukan Ratusan Data Masuk dalam KK Tampungan"Kami juga mengamankan sepeda motor putih hitam AB 6018 T yang digunakan pelaku dan satu buah celurit," ujar mantan Kasi Humas Polres Kulonprogo itu. (inu)