RADAR JOGJA - Drive in Cinema yang digagas Dinas Kebudayaan Kota Jogja berbeda dan unik. Biasanya Drive in Cinema menggunakan mobil lawas atau dengan mobil kap terbuka.
Nah, Drive in Cinema dalam rangka puncak acara Kotabaru Heritage Festival direncanakan menggunakan becak kayuh khas Jogja. Sebanyak 100 becak disiapkan, akan banjiri Stadion Kridosono pada Minggu (9/6/2023).
"Hal ini akan menghadirkan pengalaman luar biasa dalam menonton film, menikmati pertunjukan, heritage tour dan pasar barang tempo dulu," ujar Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Yetti Martanti Kamis (22/6/2023).
Yetti mengatakan, serangkaian acara Kotabaru Heritage Festival dimulai 6-9 Juli 2023. Dibuka di kawasan Babon Aniem dengan menampilkan pertunjukan seni tari dan Jogja Historical Orchestra.
Baca Juga: Terjunkan 214 Petugas Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Kota Jogja
Sementara, masih dalam rangkaian Kotabaru Heritage Film Festival, pemutaran film heritage ini akan ditayangkan di beberapa titik. Diantaranya Silol, Bentara Budaya, Rumah Sukarni dan SMAN 3 Jogja.
Selain itu juga akan dihadirkan heritage tour, kegiatan eksplorasi keunikan Kawasan Cagar Budaya Kotabaru dengan pemandu dan ada story telling-nya. Kegiatan akan dilaksanakan pada 7-8 Juli 2023.
"Kotabaru Heritage Festival salah upaya untuk mengenal warisan budaya di sekitar Kawasan Cagar Budaya Kotabaru, yang dikemas dengan aspek edukasi dan kekinian. Melalui berbagai media," jelasnya.
Baca Juga: Meriahkan HUT ke-76 Pemkot Jogja, ASN Gowes Lewati Bekas Balai Kota
"Sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat. Harapannya, Kawasan Cagar Budaya Kotabaru dapat menjadi tempat wisata yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di dalamnya," lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Jogja, Aman Yuriadijaya mengatakan Kotabaru Heritage Festival menjadi upaya membranding Kotabaru sebagai sebuah kawasan wisata baru. Konsepnya heritage, garden city, premium, dan malam hari.
“Diharapkan pengalaman baru yang dimaksud tidak hanya seputar what to see, tetapi berkembang juga dalam what to do, what to buy, dan what to eat. Dengan begitu, akan berdampak pula pada segi perekonomian yang hidup di sekitar Kawasan Kotabaru,” jelasnya. (lan)
Editor : Amin Surachmad