Mereka yang berada dalam KK tampungan sudah pindah alamat. Atau meninggal dunia tapi keluarga belum mengurus akta kematian.
"Kami konfirmasikan dengan Disdukcapil bahwa ini merupakan KK tampungan,” ujar Ketua Bawaslu Sleman M Abdul Karim Mustofa dalam Publikasi dan Dokumentasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Sleman di Floating Resto, Sleman, Rabu (21/6/2023).
Karim menyebut di Kapanewon Turi ada 14 orang by name by address yang tertampung dalam satu KK. Sementara di Prambanan ada 94 orang dan Mlati ada 140 orang.
Baca Juga: Siap Pemilu, Training of Trainers Media Sosial sebagai Ruang Dialog
"Yang kemudian sudah dikomunikasikan ke teman-teman Panwaslu Kapanewon Turi dengan PPK. Untuk hasilnya masih kita komunikaskan seperti apa," lanjutnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Sleman Divisi Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Data Informasi Arjuna Al Ichsan menjelaskan kebijakan mengenai KK tampungan sudah ada sejak 2017. Sebagai persiapan menghadapi pemilu 2019.
Sebelumnya, data KK tampungan ini sudah terhapus. Penghapusan dilakukan dengan menyertakan surat keterangan dari perangkat daerah yang menyatakan orang dalam KK tampungan tersebut telah meninggal dunia, pindah domisili, atau alasan yang lain. Namun, data tersebut kembali muncul pada 2023.
“Khusus yang belum bisa (dihapus, red) ini karena memang teman-teman pengawas susah mendapatkan surat keterangan itu. Sementara KPU dan jajarannya bisa menghapus kalau ada surat keterangan dari pejabat setempat, lurah atau dukuh,” jelasnya.
Baca Juga: Majelis Dewan Guru Besar Ingatkan Lingkungan Kampus Netral dari Perpolitikan Pemilu 2024
Selain temuan KK tampungan, Bawaslu Sleman juga menemui persoalan lain. Misalnya, pemilih tidak dikenal sebanyak 7 orang, meninggal dunia 923, anggota TNI dan Polri yang belum mendapatkan SK Pensiun per 14 Februari masing-masing ada satu orang dan 4 orang.
Ada juga data bukan penduduk Kabupaten Sleman sebanyak 67 orang, hilang ingatan 37 orang, di bawah umur atau kurang dari 17 tahun atau belum menikah ada 5 orang.
“Pindah domisili 450 orang, RT 0 RW 0 semula 8.238 saat ini 1.863 orang pemilih. Pemilih ganda sampai semalam ada 161 orang, tapi ini sudah disampaikan ke KPU Sleman kita dapatkan pemilih ganda ini antar TPS. Memenuhi syarat tapi belum terdaftar ada 35 orang, salah alamat 2 orang, (persoalan) dan lain-lain ada 22 orang pemilih,” paparnya. (lan).
Editor : Amin Surachmad