Ketua panitia pelepasan jemaah haji Kabupaten Magelang Tahun 2023 Budi Daryanto menuturkan, jumlah CJH tahun ini mencapai 1.266 orang. Yang terdiri dari 1.257 orang jamaah haji dan sembilan petugas haji daerah. Berdasarkan jadwal penerbangan, CJH Kabupaten Magelang terbagi dalam lima kloter atau kelompok.
Pertama, pemberangkatan kloter 24 dengan jumlah CJH 80 orang direncanakan pada Rabu (31/5) pukul 12.00. Kemudian, kloter 25 dengan jumlah 355 CJH. Keberangkatannya direncanakan pada pada Rabu (31/5) pukul 16.00. Berangkat dari Pendopo Setda Kabupaten Magelang.
Untuk kloter 26 dengan jumlah 355 CJH berangkat pada Kamis (1/6) pukul 03.00. Kloter 27 jumlah 355 CJH berangkat pada Kamis (1/6) pukul 07.00. Selanjutnya kloter 28 dengan jumlah 121 jemaah. "Keberangkatannya pada Kamis (1/6) pukul 16.00 dari Pendopo Setda Kabupaten Magelang," bebernya di Pendopo drh Soepardi, kemarin (23/5).
Dia menambahkan, dari jumlah CJH yang diberangkatkan, 50 persen di antaranya merupakan lansia. Atau sekitar 568 orang. Dengan kriteria berumur di atas 65 tahun.
Budi juga mewanti-wanti agar para lansia tidak memaksakan diri untuk menjalankan ibadah sunah. "Yang terpenting mereka bisa menjaga dirinya dan bahagia serta semangat. Itu yang bisa membuat para jemaah sehat saat di Makkah," ujar Budi.
Dia tidak menampik, sebagian dari para CJH lansia ini memiliki penyakit dengan risiko tinggi (risti). Seperti jantung hingga stroke. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang dan petugas kesehatan di setiap kloter. Harapannya, mereka dapat melayani dan membimbing para CJH dengan baik.
Dia menambahkan, sebetulnya, kuota CJH di Kabupaten Magelang secara keseluruhan ada 1.278 orang. Namun, ada 14 CJH yang meninggal dunia dan sisanya mengundurkan diri lantaran tidak disertai pendamping. Meski ibadah haji semakin dekat, tapi ada beberapa CJH yang belum dan tidak melunasi pembayaran. Lantaran masih menunggu pendampingnya.
Dia menyebut, CJH tertua pada pemberangkatan haji tahun ini yakni Kabul Budiono, 97 asal Gatak, Kecamatan Kajoran. Kemudian CJH termuda yaitu, Felita Rahma Gisela, 20 asal Kalisari, Kecamatan Tempuran. Sementara terkait rencana kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Magelang diperkirakan pada tanggal 13-15 Juni 2023.
Bupati Magelang Zaenal Arifin menuturkan, kuota CJH tahun ini sudah lebih baik ketimbang tahun sebelumnya. Dia menyebut, CJH memang didominasi para lansia yang usianya lebih dari 60 tahun. Untuk itu, dia berpesan agar mereka selalu menjaga kondisi fisiknya dengan baik.
Zaenal juga meminta kepada petugas haji daerah agar melayani CJH dengan ikhlas, tulus, dan sabar. Sehingga bisa menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. "Harapannya mereka (CJH) nanti bisa pulang dengan menjalankan rukun dan sunah-sunah ibadah haji dengan baik. Sehingga menjadi haji yang mabrur," harapnya.
Seorang jemaah Wiriyorjo, 87 mendaftar haji pada 2016. Namun, karena usianya sudah lanjut, dia menjadi jemaah prioritas yang diberangkatkan tahun ini. Hanya saja, dia harus berangkat seorang diri lantaran anaknya tidak bisa berangkat tahun ini. "Waktu daftar (haji) harus ada pendamping. Tapi, setelah pandemi ini, diprioritaskan lansia. Jadi, anak saya tidak bisa berangkat bareng saya," terangnya. (aya/bah) Editor : Editor Content