Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jadikan Teras Malioboro Ikon Baru di Malioboro

Editor Content • Selasa, 16 Mei 2023 | 11:04 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Pemprov DIJ mempersiapkan Teras Malioboro (TM)jadi ikon baru di Malioboro. Termasuk dengan menyiapkan lahan jualan baru di TM 1 sebagai lokasi relokasi pedagang TM 2.

Kepala Dinas Koperasi UKM DIJ Srie Nurkyatsiwi mengatakan, ke depan tak ada lagi TM 1 atau TM 2. "Semua Teras Malioboro," kata Siwi, sapaannya, dalam syawalan Teras Malioboro di halaman TM 1, Senin (15/5). Lokasi TM 2 saat ini yang berada di utara kantor DPRD DIJ akan dibongkar untuk dijadikan Jogja Planning Galerry.

 

Dalam kesempatan syawalan itu pun, Siwi mengapresiasi semangat pedagang di TM dalam melayani wisawatan. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya berita viral terkait perilaku nutuk harga selama libur lebaran lalu. Dia juga mewanti-wanti pedagang untuk tetap berkomitmen dalam menjalankan usahanya. Diakuinya, masih ditemui pedagang yang ragu membuka usahanya. "Masih ada pedagang yang bukanya senin, kamis, padahal pemprov sudah memberikan fasilitas belanja online hingga free ongkir melalui Si Bakul," tuturnya.

 

Siwi juga memaparkan, secara umum perkembangan TM dalam tiga bulan terakhir terus berprogres. Pertama, adanya Layanan Pusat Fasilitasi dan Konsultasi Bisnis untuk pedagang di TM 1, yang mencakup fasilitasi pembuatan sosial media usaha, fasilitasi pembuatan logo usaha, fasilitasi NIB, Halal, merek dan konsultasi pengembangan bisnis lainnya. Kedua, Layanan Kesehatan Posbindu Selaras untuk pedagang di TM 1.

 

Pada Mei ini, lanjut Siwi, juga dilakukan riset pengunjung untuk pengembangan TM 1. Data yang dimilikinya, pada tahun lalu TM 1 dikunjungi 2,7 juta pengunjung. Tujuan lainnya, untuk mengetahui, misalnya ketertarikan pengunjung terhadap produk, layanan transaksinya, sarana prasarana dan lainnnya. "Di pertengahan tahun setelah syawalan ini Dinas Koperasi UKM DIJ melalui UPTD Balai Layanan Bisnis akan mulai merencanakan pelatihan pengembangan kapasitas tenant sebanyak 16 kelas, dengan sasaran tenant TM 1 dan 2," ungkapnya.

 

Sedang Plh. Asisten Sekprov DIJ bidang Ekonomi dan Pembangunan DIJ Yuna Pancawati, yang mewakili Sekprov DIJ, juga mengingatkan, nantinya penggabungan TM 1 dan 2 akan menjadi kolaborasi bersama pelaku usaha. Menjadi pemicu dan pemacu untuk maju bersama. "Untuk pemulihan ekonomi dan majunya UMKM di Jogjakarta," tuturnya.

 

Ketua Panitia Syawalan Toni Ahmad juga menyambut rencana penggabungan TM. Diakuinya, dengan penggabungan TM menjadi satu jumlah pelaku usaha akan naik hingga dua kali lipat. Toni juga mengatakan, syawalan ini menjadi sarana silaturahmi antarpelaku UMKM di TM 1 dan 2 serta paguyuban-paguyuban yang berada di kawasan di Malioboro. "Sesekali tidak jualan terus, tapi juga pengajian, supaya adem dan berkah," ujarnya. (pra/bah) Editor : Editor Content
#teras malioboro #pedagang kaki lima (PKL)