Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Vakum Tiga Tahun, Ajang Pemilihan Mas dan Mbak kembali Dihelat

Editor News • Rabu, 15 Maret 2023 | 21:34 WIB
UFORIA: Muhammad Fariz Al Farel dari SMA N 1 Salaman dan Andini Ayuningtyas dari Universitas Tidar berhasil menyabet juara 1 dalam ajang pemilihan Mas dan Mbak Kabupaten Magelang tahun 2023. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)
UFORIA: Muhammad Fariz Al Farel dari SMA N 1 Salaman dan Andini Ayuningtyas dari Universitas Tidar berhasil menyabet juara 1 dalam ajang pemilihan Mas dan Mbak Kabupaten Magelang tahun 2023. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Usai tiga tahun vakum, ajang pemilihan duta wisata (Duwis) atau Mas dan Mbak Kabupaten Magelang tahun 2023 kembali dihelat. Keberadaan mereka menjadi satu upaya untuk memperkuat promosi dan pemasaran daya tarik wisata di Kabupaten Magelang.

Rangkaian pemilihan Mas dan Mbak Kabupaten Magelang ini sudah digelar sejak 12 Januari 2023. Ada sebanyak 152 peserta yang mengikutinya. Namun, ada 15 pasangan yang unjuk gigi sebagai finalis Mas dan Mbak Kabupaten Magelang usai mengikuti seluruh tahap pemilihan.

“Dewan juri memilih empat pasangan untuk menentukan juara. Sebelum itu, masing-masing pasangan diberi pertanyaan yang telah disediakan dewan juri dan diberi waktu 30 detik untuk menjawab,” jelas Plt Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disporapar) Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein saat perhelatan di Atrium Artos Mall Magelang, Selasa malam (14/3).

Slamet menyebut pemilihan duwis ini memang sudah vakum selama tiga tahun. Imbas dari pandemi Covid-19. Mas dan Mbak Kabupaten Magelang, lanjutnya, dapat menjadi etalase untuk mempromosikan daya tarik wisata.

Ditambah dengan keberadaan destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Borobudur yang berlokasi di Kabupaten Magelang. 

"Ini adalah kesempatan untuk mereka berkiprah membangun kepariwisataan dan ekonomi kreatif," paparnya.

Bupati Magelang Zaenal Arifin memaparkan para finalis telah menyelesaikan seluruh agenda pemilihan. Dalam prosesnya, ada transfer ilmu yang didapatkan oleh mereka, termasuk wawasan tentang kebangsaan dan lainnya.

Dia berpesan, ilmu yang telah didapat bisa ditularkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Magelang. Menurutnya Mas dan Mbak Kabupaten Magelang merupakan suatu kompetisi. Sehingga menang dan kalah adalah hal biasa. Yang terpenting, kata dia, soal transformasi ilmu pengetahuan.

"Sehingga semuanya menjadi pemenang dan tidak ada yang kalah," tuturnya. 

Dia berharap, terpilihnya para Mas dan Mbak Kabupaten Magelang ini dapat meningkatkan wisata di wilayahnya. Mengingat pemerintah daerah (pemda) membutuhkan dukungan dan semangat untuk berkolaborasi dengan seluruh pelaku wisata di Kabupaten Magelang.

Zaenal menambahkan, saat ini Kabupaten Magelang memiliki lebih dari 200 daya tarik wisata. Perlu upaya promosi secara simultan kepada para pelancong.

“Setelah terpilih, kegiatan mereka tidak sekadar berhenti saat grand final saja. Tetapi juga mempromosikan daya tarik wisata Kabupaten Magelang,” ujarnya. 

Adapun para juara Mas dan Mbak Kabupaten Magelang tahun 2023 diraih oleh Muhammad Fariz Al Farel dan Andini Ayuningtuas sebagai Juara 1, Mohammad Nawfaldy Ilham R dan Dhea Novita Geovani di peringkat Juara 2 dan Egi Irhas Maulana dan Elviera Setyatania untuk Juara 3.

Adapula Agung Arya Zulfani dan Nazilla Putri Aurel Titania A untuk Juara Favorit, Dede Katrisna Maulidin dan Rafida Salwa Ulin Nuha untuk Juara Kepribadian serta Dodo Zakariapt dan Arum Kususma Arupadhatu sebagai Juara Persahabatan. (*/aya/dwi) Editor : Editor News
#Potensi Wisata Magelang #Mas Mbak Magelang #Duta Wisata Magelang