RADAR JOGJA - Kemacetan di area simpang Outlet Biru (OB) Selokan Mataram di Nologaten masih saja terjadi. Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman memastikan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) terpasang sekitar April.
"Kalau nggak gagal pengadaan (April terpasang, Red), nek anggaran sudah. Ya nanti kami usahakan kalau nggak tiga (Maret, Red) ya empat (April, Red) sudah kami pasang," ujar Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sleman Bambang Sumedi Laksono kemarin (6/1).
Saat ini, tengah dilakukan survei dan beberapa persiapan. Secara teknis masih akan dilihat berapa arah yang akan diberlakukan. Menurut Bambang, banyak pilihan. Bisa satu arah, atau empat arah berbeda tetap dijalankan.
"Kami lihat di APILL bisa saja hanya satu arah sah-sah saja. Yang penting nantinya kinerja simpangnya bagaimana. Asal masih di bawah 40 detik nggak masalah," jelasnya.
Sementara itu, kondisi di lokasi tersebut pada jam-jam larangan pukul 15.00-18.00 juga masih semrawut. Banyak pengendara tidak memahami rekayasa lalu lintas di area tersebut. "Saya bingung padahal sering lewat situ. Yowis lewat saja. Banyak yang melanggar juga," ujar Reni, warga Nologaten.
Sebelumnya Dishub Sleman telah melakukan uji coba rekayasa lalu lintas pada pertengahan Oktober 2022. Setidaknya ada tiga skenario rekayasa lalu lintas yang diujicobakan.
Manajemen lalu lintas diujicobakan pada saat itu 1x24 jam. Terutama waktu yang rentan macet. Misalnya pukul 07.00-08.00 dan 15.00-16.00. Kemudian Dishub Sleman memilih opsi ketiga dengan melakukan rekayasa lalu lintas mulai 7 November mulai pukul 15.00-18.00. (lan/eno) Editor : Editor Content