Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pasca Libur Lebaran, Kebutuhan Pokok di Pasar Beringharjo Turun Harga

Administrator • Selasa, 10 Mei 2022 | 21:58 WIB
TURUN HARGA: Pasca libur Lebaran, sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Beringharjo, Jogja mulai mengalami penurunan harga. (ALFI ANNISSA KARIN/ RADAR JOGJA)
TURUN HARGA: Pasca libur Lebaran, sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Beringharjo, Jogja mulai mengalami penurunan harga. (ALFI ANNISSA KARIN/ RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Pasca libur Lebaran, sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Beringharjo, Jogja mulai mengalami penurunan harga. Salah satu pedagang sayuran di Pasar Beringharjo, Irfan mengaku, penurunan harga ini terjadi sejak hari Senin lalu (9/5).

Irfan mengatakan, seluruh jenis cabai turun harga. Harga cabai keriting kini hanya dibanderol dengan harga Rp 25 ribu per kilogram. Padahal saat lebaran lalu cabai keriting mencapai harga Rp 40 ribu per kilogram.

"Cabai rawit tadinya Rp 30 ribu sekarang Rp 25 ribu. Kalau cabai besar Rp 40 ribu, saat lebaran lalu Rp 60 ribu," katanya saat ditemui di Pasar Beringharjo, Selasa (10/5).

Sementara itu, Irfan mengatakan, penjualan usai libur Lebaran ini masih tergolong normal. Dalam sehari, pihaknya mampu menjual setidaknya 15 kilogram cabai. Meski demikian, penjualan usai libur lebaran ini terhitung berkurang jika dibandingkan saat momen libur lebaran lalu.

"Lebih banyak penjualan saat liburan. Karena ada yang datang ke sini untuk mudik. Kalau sekarang sudah pada pulang, jadi agak sepi," tambahnya.

Irfan menambahkan, kenaikan harga juga terjadi pada komoditi sayuran lainnya. Misalnya, sawi hijau yang semula Rp 12 ribu per kilogram, kini dibanderol Rp 10 ribu per kilogram. Sementara timun yang semula Rp 10 ribu kini menjadi Rp 8 ribu.

Tak hanya sayuran, daging ayam ras juga mengalami penurunan harga. Salah satu pedagang daging ayam ras di Pasar Beringharjo, Harti mengatakan, kini satu kilogram daging ayam ras dibanderol dengan harga Rp 42 ribu. Padahal saat libur lebaran lalu mencapai Rp 48 ribu perkilogram.

Harti mengaku penurunan harga ini justru tak dibarengi dengan meningkatnya penjualan. Jika saat libur Lebaran lalu pihaknya mampu menjual 300 kilogram hingga 400 kilogram daging ayam ras dalam satu hari. Kini usai lebaran, hanya sekitar 120 kilogram hingga 125 kilogram yang habis per harinya.

"Sekarang penjualan biasa saja, bahkan cenderung sepi. Mungkin karena ini momen lebaran sudah selesai, masyarakat juga mungkin uangnya habis dipakai kebutuhan lebaran kemarin," ungkapnya. (isa/ila) Editor : Administrator
#Harga Kebutuhan #pasar beringharjo #harga sembako