Platform konten audio lokal Noice hadir sebagai jawaban kebutuhan streaming. Berdiri sejak 2018, platform digital ini mencatat total waktu streaming pengguna lebih dari satu miliar menit. Berdasarkan data, Jogjakarta termasuk masuk dalam 5 besar kota dengan pendengar podcast terbanyak, sebanyak 336 ribu pengguna.
“Noice berbeda dengan platform konten audio lainnya, karena kami sangat memahami karakteristik konten yang disukai dan sesuai dengan selera masyarakat Indonesia," jelas Chief Bussines Officer (CBO) Noice Niken Samasya melalui keterangan pers virtualnya, Kamis (16/12).
Jogjakarta, lanjutnya, merupakan kota yang memiliki banyak insan kreatif. DItambah unsur seni budaya yang sangat kental. Potensi ini tentu menjadi ciri khas yang berbeda dari daerah lainnya. Termasuk menjaring pendengar dengan beragam karakter.
Selain podcaster, Noice juga merangkul radio-radio di berbagai daerah. Tujuannya untuk memperkaya konten audio di aplikasi Noice. Para konten kreator juga dapat memanfaatkan Noice live sebagai fitur live audio terbaru.
Niken menuturkan fitur ini telah digunakan oleh banyak public figure. Untuk lebih berinteraksi langsung dan menjalin kedekatan erat dengan pendengarnya. Khususnya dengan komunitas dan fans setiap podcaster.
“Semoga melalui industri ini bisa membuka lapangan kerja baru sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kemajuan ekonomi kreatif di Indonesia khususnya di Jogja,” harap Niken.
VP of Content Noice Thomas Raditya memastikan fasilitas di Noice komplit. Berbagai dukungan mulai dari fasilitas studio dengan tim produksi yang komplit. Sehingga diharapkan dapat memudahkan para kreator untuk membuat podcast originalnya di Noice.
"Dengan berbagai kemudahan ini, kami berharap bisa merangkul lebih banyak lagi konten kreator di Jogjakarta untuk bisa sukses berkarya di industri konten audio dengan dukungan dari Noice,” ujarnya. (om12/dwi) Editor : Editor News