Bantuan diserahkan oleh Yunita Wulandari mewakili manajemen éL Hotel Royale Jogjakarta, Malioboro ke pihak RSPAU. dr. S. Hardjolukito, Rabu (6/7). Di Ramadan kali ini, ia mengumpulkan pengusaha untuk menggalang sumbangan ke daerah-daerah dan berbagai rumah sakit di Tanah Air. ”Sumbangan alat kesehatan ini dikumpulkan dari para pengusaha yang peduli dan ingin berkontribusi mengatasi pandemi Covid-19,” ujar Yunita menirukan pesan Enggartiasto.
Dikatakan, tidak ada satu negara pun yang siap dengan pandemi Covid-19. Negara adi daya pun goncang, karenanya tidak mungkin kita hanya menyandarkan semuanya kepada pemerintah. Semua kekurangan yang terjadi, harusnya diatasi bersama oleh seluruh elemen bangsa. ”Tidak ada satu negara pun yang siap. Sekaliber Amerika sekalipun, tidak siap. Jadi tidak bisa lah kita salahkan pemerintah. Pemerintah negara mana yang siap? Kalau kita semata menyatakan itu tugas pemerintah saja. Itu tidak fair,” tambahnya kembali mengutip Enggartiasto bersama Alek Sumadi Seng dan Then Herry Yulianto dari Yayasan Sahati, saat memberangkatkan sumbangan alat pelindung diri (APD), masker dan lainnya di Jakarta Senin (27/4).
Kepala Humas RSPAU dr. S Hardjolukito Letnan Kolonel Agung Riyadi mengucapkan terima kasih. Dikatakan, bantuan APD dari éL Hotel Royale sangat bermanfaat, terutama sarung tangan dan masker. Sebab jumlah baju hasmat dan sarung tangan tidak sebanding. ”Karena setelah menangani satu pasien ke pasien lainnya harus ganti,” ujarnya.
RSPAU. dr. S. Hardjolukito, ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 sehingga membutuhkan bantuan alat kesehatan yang cukup banyak. Menurut dia, hal ini juga menjadi motivasi kami untuk berjuang menyembuhkan pasien-pasien yang terpapar Covid-19. (sce/cr2/pra) Editor : Editor News