Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tingkatkan Layanan Darurat, Luncurkan 112

Editor Content • Kamis, 23 Januari 2020 | 17:51 WIB
CALL CENTER: Suasana Sosialisasi Persiapan Call Center 112 di Command Center Room Setda Kabupaten Magelang (21/1). ( AHMAD SYARIFUDIN/RADAR JOGJA )
CALL CENTER: Suasana Sosialisasi Persiapan Call Center 112 di Command Center Room Setda Kabupaten Magelang (21/1). ( AHMAD SYARIFUDIN/RADAR JOGJA )
RADAR JOGJA - Pemerintah Kabupaten Magelang segera meluncurkan layanan terintegrasi pusat telepon atau call center. Nomornya 112.

Layanan ini bebas pulsa. Masyarakat bisa melaporkan berbagai masalah kedaruratan di wilayah Kabupaten Magelang.

Layanan call center 112 rencana diluncurkan bertepatan perayaan hari ulang tahun Kota Mungkid pada Maret mendatang. ”Kejadian darurat yang dimaksud meliputi bencana, kebakaran, bantuan ambulans, kejahatan, kecelakaan, KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), gangguan hewan, hingga kerusuhan,” jelas Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Magelang Sri Suraryo dalam Sosialisasi Persiapan Call Center 112 di Command Center Room Setda Kabupaten Magelang, Rabu (21/1).

Masyarakat bisa menghubungi call center 112 melalui pesawat telepon biasa maupun telepon genggam. Bahkan, bisa menghubungi tanpa kartu subscriber identity module (SIM). ”Tetap dapat melakukan panggilan darurat dalam kondisi phone lck (layar telepon genggam terkunci),” tegas Suraryo.

Saat ini, lanjut Suraryo, kontak darurat masih menggunakan nomor berbeda. Di antaranya, 110 untuk kepolisian, 113 pemadam kebakaran, 118 untuk ambulans, 119 untuk kesehatan, dan 115 untuk Basarnas. Hal ini menyebabkan tidak ada nomor tunggal yang mudah diingat.

”Sementara call center 112 merupakan program layanan panggil darurat nasional, yang bahkan sudah diterapkan lebih dari 80 negara di dunia,” tandasnya.

Adanya call center 112 akan membuat masyarakat mudah melaporkan kondisi darurat. Lapran tersebut membuat tindak lanjut oleh instansi terkait juga lebih cepat.

”Harapannya juga mengurangi risiko atau dampak bahaya yang ditimbulkan oleh keadaan darurat tersebut,” imbuhnya. (asa/amd) Editor : Editor Content
#Magelang