SLEMAN - Jeda kompetisi FIFA Match Day yang cukup panjang dimanfaatkan PSIM Jogja untuk memanaskan mesin. Juru taktik Laskar Mataram Jean-Paul van Gastel terus memutar otak untuk menjaga kondisi fisik serta sentuhan bola anak asuhnya.
Teranyar, pelatih asal Belanda itu menggelar laga internal bertajuk internal game selama 90 menit penuh. Seluruh penggawa PSIM dibagi menjadi dua tim dan bertanding layaknya laga resmi yang dipimpin wasit.
"Bagi saya, sangat penting melihat semua pemain bertanding selama 90 menit penuh," ujar Van Gastel, Minggu (4/10). Ia menjelaskan, jeda kompetisi selama tiga pekan memaksanya harus cermat menyusun skema latihan.
Setelah memberikan jatah libur satu minggu, di pekan ini tim pelatih mulai menggembleng fisik dan mengembalikan ritme permainan para pemain di lapangan. "Sangat penting untuk mengembalikan ritme permainan," tegasnya.
Baca Juga: Jalani Tahun Ketiga Bersama PSIM, Yusaku Yamadera Masih Menanti Kesempatan Bermain di Musim Baru
Menurut Van Gastel, laga internal yang telah dijalani timnya juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain yang selama ini minim menit bermain di pertandingan resmi. Pertandingan 90 menit penuh menjadi panggung bagi mereka untuk menarik perhatian sang juru taktik demi merebut posisi di tim utama.
"Bagi para pemain yang mendapatkan menit bermain lebih sedikit, kesempatan bermain selama 90 menit ini sangat penting," cetusnya.
Oleh karena itu usai melakukan internal game tersebut, ia langsung melemparkan pujian atas dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan anak asuhnya selama gim berlangsung. Menurutnya, motivasi tinggi para pemain terlihat jelas sepanjang pertandingan.
"Hal yang saya apresiasi dari pertandingan adalah kerja keras fisik yang mereka lakukan, serta kemauan mereka untuk berjuang demi tim," bebernya. (ayu/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja