SLEMAN - Bursa transfer paruh pertama musim 2026/2027 telah resmi ditutup 23 September 2026 lalu. PSS Sleman diketahui tidak mendatangkan pemain baru lagi.
Pelatih PSS Pieter Huistra mengungkapkan, manajemen sebenarnya sempat berupaya berburu amunisi baru. Namun realitas bursa transfer saat kompetisi sudah berlangsung kerap menyajikan pilihan yang dilematis.
"Kami mencoba mendatangkan pemain baru, tetapi pada tahap musim seperti ini, semua klub lain hanya ingin melepas pemain yang kurang bagus," cetusnya, Minggu (27/9).
Bagi Huistra, mendaratkan pemain baru harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas tim secara signifikan. Pelatih asal Belanda ini enggan sekadar asal beli sosok yang tidak memberikan dampak signifikan pada skema permainan Super Elja di musim ini.
"Mereka tidak pernah ingin melepas pemain yang bagus. Saya tidak tertarik dengan pemain yang kurang bagus. Saya menginginkan pemain bagus yang bisa membuat tim lebih kuat," tegasnya.
Baca Juga: Huistra Optimistis PSS Segera Bangkit; Permainan Sudah di Jalur Benar, Poles Penyelesaian Akhir
Oleh karena itu, saat ini Huistra lebih memilih untuk fokus memaksimalkan potensi yang sudah ada. Mengasah performa penggawa lama dinilainya jauh lebih rasional dibanding memaksakan rekrutmen yang berisiko.
"Jika tidak (mendapatkan pemain bagus), lebih baik kami mempertahankan pemain yang kami miliki dan membuat mereka lebih baik," bebernya.
Saat disinggung sektor mana yang sebenarnya masuk dalam radar incaran PSS sebelum bursa transfer ditutup, Huistra enggan berspekulasi lebih jauh. Menurutnya, pembahasan mengenai posisi incaran sudah tidak lagi relevan untuk saat ini.
"Saya tidak mencari lagi karena jendela transfer sudah ditutup. Jadi saya tidak mencari lagi, itu sudah tidak penting lagi," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja